Koper Berisi Rp 1,5 M Terendam Banjir, Begini Nasib Uangnya

Akibat terlalu lama terendam air, kondisi uang mengalami kerusakan cukup parah.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 03 Juli 2026, 17:57 WIB
Uang Rp 1,5 miliar yang disimpan di koper rusak. (Tangkapan layar Liputan6 SCTV).

Liputan6.com, Jakarta - Uang Rp 1,5 miliar yang disimpan di koper rusak setelah terendam banjir rob. Pemilik uang baru menyadari kondisi tersebut, ketika hendak membayar biaya kuliah anaknya.

Ida Murlija, seorang dokter puskesmas yang merupakan warga Proyonanggan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pasrah saat membuka koper berisi uang senilai Rp 1,5 miliar miliknya rusak, sebagian besar lembaran uang sudah lengket, rusak, bahkan ada yang tidak lagi utuh.

Ida mengaku lupa mengamankan koper yang berisi uang hasil penjualan tanah miliknya, saat banjir rob yang merendam rumahnya terjadi sebelum Lebaran, sekitar Februari lalu.

"Kurang lebih kejadian banjir rob itu sebelum Lebaran, bulan Februari. Tapi baru diketahui, karena memang sedang butuh untuk digunakan," kata Ida, Liputan6 SCTV, Jumat (3/7/2026).

Akibat terlalu lama terendam air, kondisi uang mengalami kerusakan cukup parah. Sebagian besar lembaran saling menempel dan beberapa di antaranya sudah tidak utuh lagi.

 

Petugas BI Melakukan Pemilahan

Pada Kamis siang (2/7/2026), petugas Bank Indonesia (BI) telah melakukan proses pemilahan terhadap uang yang rusak tersebut. Uang itu didominasi pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Meski demikian, BI menyatakan uang yang rusak masih dapat ditukarkan sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala, menjelaskan, uang yang rusak tetap dapat diganti apabila kondisi fisiknya masih memenuhi ketentuan.

"Yang bisa ditukar itu minimal lebih dari dua pertiga fisik uang masih ada. Meskipun terpotong, kami memiliki alat untuk mengukur kelengkapannya," jelas Bimala.

Masyarakat pun diimbau agar menyimpan uang tunai di tempat yang aman dan terlindung dari risiko bencana. Selain itu, masyarakat juga disarankan memanfaatkan layanan perbankan untuk menyimpan dana dalam jumlah besar guna menghindari kerusakan maupun kehilangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya