Cristiano Ronaldo Pernah Jadi 'Korban' Chip yang Ditanam di Bola

Peristiwanya juga terjadi di Piala Dunia. Adidas sendiri yang memastikan keputusan resmi soal Cristiano Ronaldo itu.

oleh Aulia RafaDiterbitkan 03 Juli 2026, 16:44 WIB
Gol Josko Gvardiol dianulir wasit saat Kroasia melawan Portugal di Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi chip yang tertanam di dalam bola kembali menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Sistem tersebut menjadi penentu dianulirnya gol dramatis Kroasia pada pengujung laga babak 32 besar melawan Portugal. Menariknya, teknologi yang kini menguntungkan Portugal itu pernah "merugikan" sang megabintang, Cristiano Ronaldo, di Piala Dunia 2022.

Pada laga Portugal kontra Kroasia, gol penyeimbang Kroasia di menit-menit akhir dianulir setelah wasit Espen Eskas berkonsultasi dengan VAR. Tayangan televisi tidak mampu memperlihatkan secara jelas adanya sentuhan tipis dari Igor Matanovic sebelum bola diteruskan menjadi gol. Namun, chip sensor yang tertanam di dalam bola resmi Piala Dunia mampu mendeteksi kontak sekecil apa pun.

Data tersebut kemudian menjadi dasar VAR menyatakan terjadi offside sehingga gol Kroasia dibatalkan dan Portugal menang 2-1 untuk melaju ke babak 16 besar menghadapi Spain national football team.

FIFA menjelaskan, bola resmi Piala Dunia dilengkapi Inertial Measurement Unit (IMU) atau sensor gerak yang berada di dalam salah satu panel bola. Sensor tersebut mengirimkan data setiap kali terjadi sentuhan ke ruang VAR secara real time. Dalam siaran televisi, momen sentuhan itu bahkan ditampilkan melalui grafik menyerupai detak jantung (heartbeat graphic), yang menunjukkan lonjakan ketika bola benar-benar disentuh pemain. Teknologi ini mampu mendeteksi kontak yang tidak dapat dipastikan hanya melalui tayangan kamera.

 


Cristiano Ronaldo Jadi 'Korban'

Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes merayakan kemenangan Portugal 2-0 atas Uruguay pada pertandingan Grup H Piala Dunia 2022 di Lusail Iconic Stadium, Lusail, Qatar, Selasa, 29 November 2022. (AP Photo/Aijaz Rahi)

Menariknya, teknologi serupa pernah membuat Ronaldo gagal mencatatkan namanya di papan skor pada Piala Dunia 2022 di Qatar tepatnya saat laga lawan Uruguay.

Pertandingan Portugal vs Uruguay di ajang Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung di putaran grup. Gol unik Portugal terjadi pada menit ke-54. Banyak yang memperdebatkan apa gol itu patut menjadi milik Cristiano Ronaldo atau Bruno Fernandes.

Gol ini bermula saat Bruno Fernandes berupaya melakukan umpan silang kepada Cristiano Ronaldo di petak penalti Uruguay. Sebelum berhasil masuk ke gawang, Cristiano Ronaldo yang berhadapan dengan kiper Uruguay dalam sekejap meloncat dan melakukan aksi menyundul.

Tidak disangka, gol Portugal ini membuat banyak penonton bingung. Awalnya, Ronaldo terhitung sebagai pencetak gol tersebut. Ronaldo pun melakukan selebrasi siu secara biasa dan menemui Bruno Fernandes untuk merayakan gol tersebut bersama-sama.

Lanjut Baca:

Saat tayangan ulang diputar, terlihat kalau bola dari tendangan Bruno Fernandes itu tidak berhasil disentuh kepala Ronaldo sama sekali. Alhasil, kredit pencetak gol tersebut berubah menjadi milik Bruno Fernandes.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya