Gerakan Penanganan Sampah Jakarta Pecahkan Rekor MURI

Rekor MURI jadi momentum untuk menjadikan gerakan memilah sampah sebagai gaya hidup masyarakat Jakarta.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 03 Juli 2026, 13:57 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima rekor MURI. (Liputan6.com/ Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), melalui kegiatan pembuatan ekoenzim dengan melibatkan hampir 6.000 peserta dalam Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, capaian tersebut bukan sekadar prestasi seremonial, melainkan momentum untuk menjadikan gerakan memilah sampah sebagai gaya hidup masyarakat Jakarta.

“Bahkan kita sudah memecahkan rekor 6.000 yang berpartisipasi di dalam ekoenzim. Dan ini luar biasa, mungkin belum pernah terjadi di Republik Indonesia ini,” kata Pramono saat membuka Jakarta Eco Future Festival 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Ia mengatakan, rekor MURI tersebut menjadi bukti meningkatnya keterlibatan masyarakat ibu kota dalam mendukung pengelolaan sampah dari sumbernya. Pramono berujar, pencapaian yang lebih penting adalah tumbuhnya kesadaran warga untuk menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.

“Secara khusus yang lebih menggembirakan adalah kesadaran kita untuk menangani sampah ini jauh lebih serius,” ujarnya.

 

Evaluasi Penanganan Sampah

Lebih lanjut, dia mengaku telah menginstruksikan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk menggelar rapat evaluasi penanganan sampah setiap pekan. Langkah itu dilakukan agar perkembangan berbagai program pengelolaan sampah dapat dipantau secara rutin.

Pramono menilai gerakan memilah sampah harus terus diperluas hingga menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat. Dia menilai, perubahan perilaku menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sampah di Jakarta, seiring ibu kota bersiap memasuki usia 500 tahun pada 2027.

“Saya berharap betul mengalami perbaikan dan mudah-mudahan gerakan pilah sampah ini menjadi gaya hidup yang ada di Jakarta ini,” kata Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya