Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan instansi terkait lainnya tengah mendalami insiden dugaan pembakaran pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pembakaran pesawat tersebut menewaskan seorang pilot asal Amerika Serikat (AS).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa pihaknya bersama PT Associated Mission Aviation (AMA) sedang melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian.
Advertisement
"Saat ini, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian untuk memastikan seluruh fakta di lapangan," ujar Lukman dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Lukman memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan operator penerbangan, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi yang akurat serta memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan sesuai ketentuan.
Kronologi Kejadian
Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub mengungkap kronologi pesawat perintis milik PT AMA dengan nomor registrasi PK-RCY tersebut saat berada di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026) kemarin.
Lukman F. Laisa menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa 1 orang pilot dan 7 penumpang.
"Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT. Sebelumnya, tidak diperoleh adanya informasi terkait kondisi keamanan di area sekitar lapter tersebut yang menunjukkan situasi tidak kondusif," kata Lukman.
Kondisi Cuaca Dilaporkan Baik
Lukman menerangkan, sebelum penerbangan dilaksanakan, informasi cuaca pada rute penerbangan dilaporkan dalam kondisi baik. Namun, berdasarkan laporan awal, memang tidak terdapat penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat.
"Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus," ujarnya.
Lukman mengonfirmasi bahwa pilot pesawat perintis atas nama Nicholas F. Goselin meninggal dunia. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kepala UPBU Kelas I Wamena.
"Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang," tegas Lukman.
Jenazah Pilot Dievakuasi ke Timika
Sebelumnya, nasib Nicholas F. Goselin (29), pilot PT AMA, telah menemui titik terang. Warga negara Amerika Serikat itu dipastikan meninggal dunia usai pesawat yang diterbangkannya diduga dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026).
Kepala Penerangan (Kapen) Komando Operasi (Koops) TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, memastikan jenazah pilot sudah dievakuasi dan langsung diterbangkan ke Timika, Papua Tengah. Sebanyak tiga helikopter dikerahkan dalam proses evakuasi tersebut.
"Tim sudah terbang dari Timika sejak pukul 06.45 WIT dan berharap proses evakuasi berjalan aman dan lancar," kata Letkol Inf Wirya dikutip dari Antara, Jumat (3/7/2026).