Sukses Korea Selatan dan Chile Tumbuhkan Asa Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Amerika Serikat mencatat prestasi apik di Piala Dunia 2026, melanjutkan tradisi negara penyelenggara yang kerap tampil impresif di kandang sendiri.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 02 Juli 2026, 17:36 WIB
Pemain Amerika Serikat Malik Tillman merayakan golnya melalui tendangan bebas bersama rekan satu timnya selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia antara Amerika Serikat dan Bosnia di Santa Clara, California, dekat San Francisco, Rabu, (01/07/2026). (AP Photo/Martin Meissner)

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Bosnia-Herzegovina di San Francisco Bay Area Stadium, Kamis (2/7/2026) pagi WIB.

Dukungan suporter jadi salah satu alasan di balik sukses pasukan Mauricio Pochettino menyamai rapor 1994 kala mereka juga menjadi tuan rumah.

AS bukan satu-satunya negara yang memanfaatkan status tuan rumah untuk mencatat rapor terbaik di Piala Dunia.

Chile menduduki peringkat tiga pada 1962. Negara tempat lahirnya sepak bola modern Inggris baru bisa menjadi juara tahun 1966. Hingga kini gelar tersebut masih menjadi satu-satunya trofi internasional yang mereka rebut.

Capaian terbaik Meksiko di Piala Dunia (8 besar) diraih ketika jadi penyelenggara edisi 1970, 1986, kinerja yang coba dilampaui pada 2026. Sementara Korea Selatan menembus semifinal 2002 kala menggelar turnamen bersama Jepang.

 


Perjalanan Amerika Serikat di Piala Dunia 1994

Alexi Lalas (foto: FIFA)

Saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994, tim nasional Amerika Serikat berhasil melaju hingga babak 16 besar. Perjalanan mereka terhenti setelah dikalahkan oleh Brasil, yang kemudian keluar sebagai juara turnamen tersebut.

Piala Dunia 1994 yang diselenggarakan di Amerika Serikat mencatat rekor kehadiran penonton tertinggi dalam sejarah turnamen, dengan total lebih dari 3,5 juta orang dan rata-rata hampir 70.000 penonton per pertandingan. Angka ini melampaui rekor yang tercipta sejak 1950, didorong oleh kapasitas stadion yang lebih besar di Amerika Serikat.

Turnamen ini juga menjadi yang paling banyak ditonton dalam sejarah olahraga Amerika Serikat kala itu, meskipun sepak bola belum menjadi olahraga terpopuler di negara tersebut.


Kisah Sukses Tuan Rumah Lainnya di Pentas Dunia

Sial Bagi Italia, Korea Selatan berhasil mencetak gol kemenangan hanya 3 menit menjelang babak kedua perpanjangan waktu usai, tepatnya di menit ke-117 melalui Ahn Jung-hwan. (AFP/Choi Jae-ku)

Inggris menorehkan sejarah gemilang saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966, dengan berhasil meraih gelar juara. Kemenangan ini menjadi satu-satunya trofi internasional besar yang pernah diraih oleh tim berjuluk The Three Lions hingga saat ini.

Korea Selatan juga menciptakan kejutan besar pada Piala Dunia 2002, di mana mereka menjadi salah satu negara tuan rumah bersama Jepang. Tim Asia tersebut berhasil menembus babak semifinal, sebuah pencapaian bersejarah bagi sepak bola Asia.

Chile, sebagai tuan rumah Piala Dunia 1962, mencapai performa terbaiknya dengan menduduki peringkat ketiga. Ini merupakan pencapaian tertinggi bagi Chile dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia.

Sementara Meksiko menunjukkan konsistensi yang mengesankan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia. Mereka berhasil mencapai babak perempat final pada dua kesempatan, yaitu pada edisi 1970 dan 1986.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya