Liputan6.com, Washington D.C - Amerika Serikat meluncurkan kapal selam pembawa misil pertamanya, USS Grayback (SSG-574) pada tanggal 2 Juli 1957 di Galangan Kapal Angkatan Laut Mare Island, California, AS.
Berbeda dengan kapal selam lainnya, sepak terjang yang dimiliki USS Grayback ini sangat unik. Mulai dari membawakan strategic missiles (peluru kendali strategis) sampai ke terjun langsung dalam serangan AS ke pesisir Vietnam Utara.
Advertisement
Dikutip dari laman TWZ, Kamis (2/7/2026), kapal selam ini dibuat memiliki persenjataan militer selayaknya rudal jelajah. Dilengkapi pula dengan empat senjata nuklir yang memiliki kekuatan turbojet dan tersimpan di hanggar yang terletak di atas haluan kapal.
Untuk meluncurkan misilnya, kapal harus muncul ke permukaan sebelum bagian belakang hanggar terbuka. Kemudian, pintu rampa akan berputar ke arah samping, lalu misil akan ditembakkan dengan kekuatan roket berbahan bakar padat. Jarak yang mampu ditempuh oleh misil ini adalah sejauh 925,3 kilometer.
Pada 9 Februari 1959, USS Grayback meninggalkan Mare Island menuju Pearl Harbor. Selama September sampai November 1959, kapal ini telah menyelesaikan satu dari sembilan misi pencegahan, mengarungi lautan dengan bersenjata misil Regulus I. Grayback menghabiskan waktu selama 20 bulan di luasnya lautan, mengarunginya sejauh 209.214 kilometer.
Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai kapal misil, USS Grayback beralih fungsi menjadi transportasi kapal selam, yang mana bisa membawa personel atau material. Banyak bagian dari kapal yang diubah menyesuaikan kebutuhan kapal yang baru.
Hal ini termasuk melepas beberapa bagian Regulus dan menambah panjang lambung kapal dari 98,1 meter ke 101,8 meter. Terdapat juga penambahan akomodasi ruang tidur yang cukup untuk 67 orang.
USS Grayback mengalami perubahan bentuk kembali dan di tanggal 9 Mei 1969, hingga pada akhirnya kembali ditugaskan dalam aktivitas militer AS. Selama Perang Vietnam, Angkatan Laut AS menggunakan kapal selam khusus untuk melancarkan misi spesial, salah satunya adalah USS Grayback.
Kapal selam tempur ini pun kembali terlibat dalam perang sampai akhirnya ditarik dari penugasan dan diganti catnya menjadi oranye terang agar terlihat saat ditenggelamkan di dekat Teluk Subic, Filipina.