Liputan6.com, Jakarta - Kiara menjadi salah satu peserta yang berhasil melangkah ke babak Final Audition Dangdut Academy 8. Peserta asal Musi Rawas tersebut membawa pengalaman bernyanyi yang telah dimilikinya sejak masih berusia tiga tahun.
Bakat menyanyi Kiara mulai tumbuh berkat dukungan sang ayah yang kerap mengajaknya bernyanyi di rumah. Sejak kecil, ia juga terbiasa mendengarkan beragam genre musik. Meski demikian, lagu-lagu dangdut milik Rhoma Irama menjadi salah satu yang paling sering diputar dan dikenalkan kepadanya.
Advertisement
Makin Cinta dengan Musik Dangdut
"Sebenarnya Kiara dari umur 3 tahun sudah pernah nyanyi, walaupun cuma nyanyi-nyanyi biasa sama Papa. Papa juga sering muterin lagu-lagu Pak Haji Rhoma. Kadang lagu pop, kadang jazz juga," ujar Kiara saat ditemui di Studio Indosiar, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Pengalaman tersebut membuat kecintaan Kiara terhadap musik dangdut terus berkembang. Ia pun semakin serius mengasah kemampuan vokalnya hingga akhirnya berkesempatan mengikuti Dangdut Academy 8.
Gugup Saat Berhadapan dengan Juri
Selain berbekal latihan, Kiara mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga. Ia juga berharap doa dan dukungan masyarakat Musi Rawas, khususnya warga Marabakti, dapat menjadi penyemangat selama menjalani kompetisi.
"Untuk warga Musi Rawas, terutama di Marabakti, Kiara mohon doa dan dukungannya. Semoga Kiara di sini lancar dan bisa terus melangkah," ucapnya.
Di balik semangat tersebut, Kiara mengaku tetap merasakan gugup saat harus tampil di hadapan para juri. Meski begitu, ia berusaha mengandalkan rasa percaya diri agar dapat memberikan penampilan terbaik.