Lima Tips Road Trip Bersama Lansia agar Liburan Tetap Aman dan Nyaman

Kondisi fisik yang tidak lagi sekuat saat muda membuat lansia lebih mudah mengalami kelelahan, pegal, hingga stres selama road trip

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 01 Juli 2026, 18:16 WIB
Ilustrasi road trip. (Foto: Peter Fazekas/Pexels)

Liputan6.com, Jakarta - Road trip bersama keluarga selalu menjadi momen yang dinantikan, terlebih jika perjalanan dilakukan menggunakan mobil pribadi. Selain lebih fleksibel, perjalanan darat juga menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan selama di perjalanan.

Namun, ceritanya akan sedikit berbeda ketika Anda mengajak orang tua, kakek, atau nenek yang sudah lanjut usia (lansia).

Kondisi fisik yang tidak lagi sekuat saat muda membuat lansia lebih mudah mengalami kelelahan, pegal, hingga stres selama menempuh perjalanan jauh.

Karena itu, perjalanan bersama lansia membutuhkan persiapan yang lebih matang. Dengan perencanaan yang tepat, road trip tetap bisa berlangsung aman, nyaman, sekaligus menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

Mengutip laman resmi Astra Daihatsu, berikut beberapa tips road trip bersama lansia yang perlu diperhatikan.

1. Pastikan Kondisi Kesehatan Lansia Prima

Sebelum menentukan rute maupun jadwal keberangkatan, pastikan kondisi kesehatan lansia dalam keadaan baik. Luangkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter sebelum berangkat.

Konsultasikan juga rencana perjalanan, termasuk jarak tempuh dan durasi perjalanan. Dokter dapat memberikan saran terkait kondisi kesehatan lansia, sekaligus meresepkan obat-obatan yang mungkin dibutuhkan sebagai langkah antisipasi selama perjalanan.

2. Siapkan Obat-obatan dan Perlengkapan Pribadi

Jangan sampai obat rutin yang biasa dikonsumsi lansia tertinggal di rumah. Simpan seluruh obat dalam wadah khusus yang mudah dijangkau selama perjalanan.

Selain obat resep, lengkapi pula perlengkapan kesehatan seperti minyak hangat, plester kompres, obat antimabuk perjalanan, hingga vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama liburan.

Persiapan sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kelelahan maupun perubahan cuaca di lokasi tujuan.

3. Istirahat Secara Berkala

Berbeda dengan penumpang usia muda, lansia membutuhkan waktu istirahat lebih sering saat melakukan perjalanan jauh.

Idealnya, hentikan kendaraan setiap dua jam sekali di rest area. Gunakan waktu tersebut agar lansia dapat berjalan sejenak, melakukan peregangan, menggunakan toilet, atau sekadar menghirup udara segar.

Kebiasaan ini juga membantu mengurangi risiko pegal, kram otot, hingga kelelahan akibat duduk terlalu lama di dalam mobil.

4. Pilih Posisi Duduk yang Nyaman

Kenyamanan selama perjalanan sangat dipengaruhi oleh posisi duduk. Sebaiknya tempatkan lansia di kursi bagian tengah yang umumnya menawarkan ruang kaki lebih lega serta guncangan yang lebih minim dibandingkan bangku paling belakang.

Tambahkan bantal leher atau bantal kecil sebagai penyangga punggung agar tubuh tetap nyaman selama perjalanan berlangsung.

 

5. Jaga Suasana Kabin Tetap Nyaman

Selain kondisi kendaraan, suasana kabin juga memengaruhi kenyamanan lansia selama perjalanan.

Atur suhu pendingin udara agar tidak terlalu dingin karena lansia umumnya lebih sensitif terhadap suhu rendah. Sediakan jaket atau selimut tipis sebagai antisipasi apabila mereka merasa kedinginan.

Agar perjalanan terasa lebih menyenangkan, putar lagu-lagu favorit mereka atau ajak mengobrol ringan sepanjang perjalanan.

Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi rasa bosan sekaligus membuat suasana di dalam mobil menjadi lebih hangat dan akrab.

Dengan persiapan yang matang, road trip bersama lansia tidak hanya menjadi perjalanan menuju tempat wisata, tetapi juga kesempatan menciptakan momen kebersamaan yang nyaman, aman, dan berkesan bagi seluruh keluarga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya