Sidarto Danusubroto, Eks Anggota Wantimpres Dapat Penghargaan Komjen Kehormatan

Penganugerahan tersebut diberikan sebagai penghargaan atas pengabdian panjangnya di Polri serta kontribusinya dalam berbangsa dan bernegara.

oleh SupriatinDiterbitkan 01 Juli 2026, 08:53 WIB
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto saat menghadiri forum pengajian sejuk dengan tema "Islam Cinta dari Murcia" di kampus UIN Jakarta, Selasa (5/12). (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Sidarto Danusubroto dianugerahi pangkat kehormatan Komisaris Jenderal Polisi dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Sebelumnya, dia berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Purn).

Penganugerahan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian panjangnya di Polri serta kontribusinya dalam berbangsa dan bernegara.

"Inspektur Jenderal Polisi Purnawirawan Sidarto Danusubroto dianugerahi pangkat berupa Komisaris Jenderal Polisi kehormatan," ucap Sekretaris Militer Presiden (Setmilpres), Mayjen Wahyu Yudhayana saat membacakan daftar tokoh penerima penghargaan.

Sidarto memiliki rekam jejak panjang di Polri. Dia pernah menduduki sejumlah posisi strategis dan terlibat dalam berbagai tugas penting.

Pada 1967–1968, dia menjadi ajudan Presiden. Setelah itu, dia mulai menempati posisi komando dengan menjabat Kapolres Tangerang pada 1974–1975.

Kariernya kemudian berlanjut di bidang kehumasan Polri ketika diangkat sebagai Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Polri pada 1975–1976. Tidak lama berselang, dia dipercaya memimpin Interpol Indonesia pada periode 1976–1982.

Jadi Anggota Wantimpres

Selepas itu, dia menjabat Kepala Satuan Komando Pengendalian (Komapta) Polri pada 1982–1985. Pengabdiannya di tingkat daerah kemudian berlanjut saat diangkat menjadi Wakil Kapolda Jawa Barat pada 1985–1986.

Kariernya terus meningkat hingga dipercaya sebagai Kapolda Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) pada 1986–1988. Puncak penugasan di kepolisian daerah terjadi ketika dia menjabat Kapolda Jawa Barat pada 1988–1991, sebelum kemudian mengakhiri masa dinasnya di institusi Polri.

Setelah menyelesaikan pengabdian panjang di Polri, Sidarto melanjutkan kariernya di dunia politik dengan menjadi anggota DPR RI pada periode 1999–2014.

Di tengah masa jabatannya di parlemen, dia kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua MPR RI pada 2013–2014. Usai dari parlemen, Sidarto kembali mendapat kepercayaan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 2015 hingga 2024.

Sederet Penghargaan

Sepanjang pengabdiannya, Sidarto menerima berbagai tanda kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya di kepolisian maupun pengabdian kepada negara. Dia dianugerahi Bintang Mahaputra Adipradana serta sejumlah penghargaan dari Polri, yakni Bintang Bhayangkara Pratama dan Bintang Bhayangkara Nararya.

Selain itu, Sidarto juga menerima berbagai satyalancana, di antaranya Satyalancana Panca Warsa I, Satyalancana Panca Warsa II, Satyalancana Gerakan Operasi Militer IV, Satyalancana Penegak, dan Satyalancana Karya Bhakti.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya