Kompetisi tertinggi di tanah air Indonesia Super League (ISL) tahun 2014 akan segera bergulir pada 1 Februari 2014. ISL musim ini sedikit berbeda dengan musim lalu, kali ini akan diikuti oleh 22 tim yang akan dibagi menjadi dua wilayah, timur dan barat.
Baik wilayah timur dan barat akan diisi oleh 11 tim dengan sistem kandang dan tandang. Setelah itu, empat tim teratas dari wilayah timur dan barat berhak maju ke babak delapan besar dengan sistem kandang dan tandang hingga partai final.
Di akhir musim, empat tim terbawah dari masing-masing wilayah akan terdegradasi. Sementara itu, dua tim akan promosi ke ISL musim depan dari Divisi Utama.
Lantas, jelang bergulirnya kompetisi ISL musim ini, siapakah timnya yang menjadi favorit meraih gelar juara? Berikut lima tim yang berpeluang menjadi juara seperti yang dikutip dari berbagai sumber, Minggu (26/1/2014) versi Liputan6.com:
Baik wilayah timur dan barat akan diisi oleh 11 tim dengan sistem kandang dan tandang. Setelah itu, empat tim teratas dari wilayah timur dan barat berhak maju ke babak delapan besar dengan sistem kandang dan tandang hingga partai final.
Di akhir musim, empat tim terbawah dari masing-masing wilayah akan terdegradasi. Sementara itu, dua tim akan promosi ke ISL musim depan dari Divisi Utama.
Lantas, jelang bergulirnya kompetisi ISL musim ini, siapakah timnya yang menjadi favorit meraih gelar juara? Berikut lima tim yang berpeluang menjadi juara seperti yang dikutip dari berbagai sumber, Minggu (26/1/2014) versi Liputan6.com:
1. Arema Indonesia
Di sela-sela persiapan musim kompetisi baru ISL tahun 2014, Arema Indonesia diganggu beberapa masalah karena adanya eksodus pemain. Arema harus rela ditinggalkan sang pelatih, Rahmad Darmawan ke Persebaya Surabaya.
Setelah kehilangan sang pelatih, Singo Edan kembali ditinggalkan sang kapten, Greg Nwokolo yang juga menyebrang ke Persebaya mengikuti jejak RD. Setelah itu, banyak pihak menilai Arema akan sedikit `limbung` karena kehilangan pelatih dan kapten mereka.
Tapi, Arema membuktikan diri sebagai kandidat serius peraih gelar juara ISL tahun 2014. Klub kebanggaan kota Malang itu langsung mendatangkan Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Samsul Arief hingga Gustavo Lopez. Selain itu, Suharno diangkat menjadi pelatih Arema.
Hasilnya, Arema mencatatkan hasil yang impresif. Arema mampu mengalahkan tim asal Amerika Serikat, DC United dengan skor 2-1. Selepas itu, Victor Igbonefo cs berhasil menahan imbang mantan juara Bundesliga, Hamburg SV dengan skor 2-2.
Selain itu, Arema berhasil menjadi juara di dua turnamen pemanasan yaitu Piala Gubernur Jawa Timur dan Trofeo Persija. Tak hanya itu, dalam turname
Di sela-sela persiapan musim kompetisi baru ISL tahun 2014, Arema Indonesia diganggu beberapa masalah karena adanya eksodus pemain. Arema harus rela ditinggalkan sang pelatih, Rahmad Darmawan ke Persebaya Surabaya.
Setelah kehilangan sang pelatih, Singo Edan kembali ditinggalkan sang kapten, Greg Nwokolo yang juga menyebrang ke Persebaya mengikuti jejak RD. Setelah itu, banyak pihak menilai Arema akan sedikit `limbung` karena kehilangan pelatih dan kapten mereka.
Tapi, Arema membuktikan diri sebagai kandidat serius peraih gelar juara ISL tahun 2014. Klub kebanggaan kota Malang itu langsung mendatangkan Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Samsul Arief hingga Gustavo Lopez. Selain itu, Suharno diangkat menjadi pelatih Arema.
Hasilnya, Arema mencatatkan hasil yang impresif. Arema mampu mengalahkan tim asal Amerika Serikat, DC United dengan skor 2-1. Selepas itu, Victor Igbonefo cs berhasil menahan imbang mantan juara Bundesliga, Hamburg SV dengan skor 2-2.
Selain itu, Arema berhasil menjadi juara di dua turnamen pemanasan yaitu Piala Gubernur Jawa Timur dan Trofeo Persija. Tak hanya itu, dalam turname