Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil truk wing boks dan lima sepeda motor terjadi di depan Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026). Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang pengendara tewas di tempat dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif. Namun, dugaan awal mengarah pada kondisi kelayakan armada truk yang tidak siap jalan.
Advertisement
“Info awal sementara ada satu korban meninggal dunia dan lima lainnya luka. Dugaan sementara terkait kendaraannya tidak siap beroperasi (rem blong). Mohon waktu, kami sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV,” kata Gefri kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu, Iptu Asep Triana, menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, seluruh personel fokus melakukan penanganan darurat. Petugas langsung melarikan para korban ke fasilitas medis terdekat, sehingga proses pendataan identitas sempat tertunda.
“Detail nama-namanya belum tahu karena tadi kami fokus mengurus korban dulu. Korban langsung kami amankan ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit,” ujar Asep.
Asep membeberkan, jenazah korban yang meninggal dunia saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Sementara itu, untuk korban selamat yang mengalami luka-luka, salah satunya kini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Blue Plaza, sedangkan empat korban luka lainnya tersebar di beberapa rumah sakit berbeda.
Nekat Terobos Lampu Merah
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian, petaka tersebut bermula sekitar pukul 08.30 WIB. Truk wing boks tersebut diduga kuat melaju kencang dan menerobos lampu lalu lintas yang saat itu sudah berganti warna merah.
Pada saat yang bersamaan, arus kendaraan sepeda motor dari arah kampus UNISMA menuju Jalan Kartini justru baru saja bergerak maju karena lampu indikator telah menunjukkan warna hijau.
“Menurut saksi, dia sudah posisi lampu merah, sementara dari arah UNISMA ke Kartini sudah hijau. Belum diketahui apakah mobil mengalami rem blong atau memang memaksa menerobos lampu merah,” papar Asep.
Guna memastikan apakah ada unsur kelalaian manusia (human error) atau murni kegagalan teknis pada kendaraan, tim penyidik Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota terus memburu rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar persimpangan jalan tersebut.
Adapun proses evakuasi terhadap bangkai lima sepeda motor serta badan truk wing boks yang sempat memicu kemacetan panjang dilaporkan telah selesai dilakukan oleh petugas gabungan pada pukul 09.00 WIB.