Ada 3 wilayah di Jakarta Timur yang mengalami dampak paling parah akibat banjir dilihat dari jumlah pengungsinya. Di antaranya adalah Bidaracina, Kampung Pulo, dan Cililitan. Namun, Kampung Pulo dianggap sebagai lokasi terparah.
"Di 3 wilayah ini Kodim mendata 5.000 orang yang masih berada di pengungsian. Paling banyak di Kampung Pulo," ungkap Dandim 0505 Jakarta Timur Letkol Infanteri R Dwi Cahyo di Kampung Pulo, Kamis (23/1/2014).
Untuk itu, dia mengatakan akan terus menyiagakan pasukannya di wilayah ini. Ratusan anggota TNI akan berjaga untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. "2 Satuan setingkat kompi (SKK) siaga. Kita akan bergerak saat dibutuhkan," ujar Dwi.
Kendati demikian, Dwi juga menyesalkan sikap sebagian warga Kampung Pulo yang masih ngotot bertahan di rumah dan tidak mau dievakuasi. Namun, dengan kondisi Siaga III ini, pihaknya akan terus memantau keselamatan korban banjir di Kampung Pulo.
"Sekarang kita pantau saja terus keselamatan warga," pungkasnya.
Pantauan Liputan6.com di lokasi, petugas kebersihan sedang membersihkan jalan dari sampah yang terbawa banjir. Arus lalu-lintas pun sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4 dari arah Jatinegara menuju Matraman. (Ado/Sss)
Baca juga:
Akhirnya Banjir di Jalan Kampung Pulo KeringSuka Duka Tim Evakuasi Banjir Kampung PuloLokasi Banjir Kampung Pulo Jadi Ajang Foto Selfie
Pakai Rakit `Antibocor`, Evakuasi Korban Banjir Kebon Baru Lancar
Ketua DPRD DKI: Banjir Jakarta Baru Berkurang Tahun Depan
"Di 3 wilayah ini Kodim mendata 5.000 orang yang masih berada di pengungsian. Paling banyak di Kampung Pulo," ungkap Dandim 0505 Jakarta Timur Letkol Infanteri R Dwi Cahyo di Kampung Pulo, Kamis (23/1/2014).
Untuk itu, dia mengatakan akan terus menyiagakan pasukannya di wilayah ini. Ratusan anggota TNI akan berjaga untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. "2 Satuan setingkat kompi (SKK) siaga. Kita akan bergerak saat dibutuhkan," ujar Dwi.
Kendati demikian, Dwi juga menyesalkan sikap sebagian warga Kampung Pulo yang masih ngotot bertahan di rumah dan tidak mau dievakuasi. Namun, dengan kondisi Siaga III ini, pihaknya akan terus memantau keselamatan korban banjir di Kampung Pulo.
"Sekarang kita pantau saja terus keselamatan warga," pungkasnya.
Pantauan Liputan6.com di lokasi, petugas kebersihan sedang membersihkan jalan dari sampah yang terbawa banjir. Arus lalu-lintas pun sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4 dari arah Jatinegara menuju Matraman. (Ado/Sss)
Baca juga:
Akhirnya Banjir di Jalan Kampung Pulo KeringSuka Duka Tim Evakuasi Banjir Kampung PuloLokasi Banjir Kampung Pulo Jadi Ajang Foto Selfie
Pakai Rakit `Antibocor`, Evakuasi Korban Banjir Kebon Baru Lancar
Ketua DPRD DKI: Banjir Jakarta Baru Berkurang Tahun Depan