Legenda Manchester United Rela Marcus Rashford Hengkang ke Liverpool

Teddy Sheringham, legenda Manchester United, tidak masalah jika Marcus Rashford bergabung dengan Liverpool.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 29 Juni 2026, 13:00 WIB
Penyerang Inggris, Marcus Rashford, merayakan gol keempat yang dicetak timnya dalam pertandingan Grup L Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris melawan Kroasia di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada 17 Juni 2026. (MICHAEL STEELE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kini kembali menghadapi isu mengenai masa depan Marcus Rashford. Spekulasi ini semakin berkembang setelah legenda klub, Teddy Sheringham, menyatakan bahwa dirinya tidak masalah jika Rashford bergabung dengan rival berat, Liverpool.

Meski, Sheringham mengakui hal tersebut akan dianggap sebagai "pengkhianatan terbesar" oleh para pendukung setia Setan Merah.

Masa depan Rashford memang masih belum pasti setelah ia menjalani musim yang sangat mengesankan bersama Barcelona dengan status pinjaman. Pemain yang juga membela Timnas Inggris ini dijadwalkan untuk kembali ke Old Trafford setelah berakhirnya Piala Dunia 2026.

Selama satu musim membela Barcelona, Rashford berhasil membantu tim asal Katalonia tersebut meraih gelar La Liga. Ia pun menunjukkan performa yang sangat baik dengan mencetak 14 gol dan memberikan 14 assist di seluruh kompetisi yang diikuti.

Namun, harapan Rashford untuk mendapatkan kontrak permanen di Barcelona tidak terwujud. Klub tersebut lebih memilih untuk merekrut rekan satu timnya di Timnas Inggris, Anthony Gordon, dengan nilai transfer yang mencapai 70 juta paun.

Kondisi ini memaksa Rashford untuk kembali ke MU, meskipun masa depannya di klub yang telah membesarkan namanya itu masih menyisakan banyak ketidakpastian.


Tidak Ada yang Mustahil

Teddy Sheringham, mantan pemain Manchester United, berfoto di karpet merah saat hadir di pemutaran perdana film dokumenter '99' di Manchester, Inggris utara, pada 9 Mei.

Rashford sebelumnya mengalami kehilangan posisi inti ketika Ruben Amorim masih menjabat sebagai pelatih Manchester United. Situasi ini membuatnya, yang kini berusia 28 tahun, menyatakan kesiapannya untuk mencari tantangan baru di luar Old Trafford.

Dalam perkembangan selanjutnya, Rashford masuk ke dalam daftar lima pemain yang ingin dilepas oleh Amorim, yang oleh banyak orang disebut sebagai "bomb squad". Ia juga sempat dipinjamkan ke Aston Villa sebelum akhirnya menjalani musim bersama Barcelona.

Di sisi lain, Tottenham Hotspur dilaporkan menunjukkan ketertarikan untuk merekrut Rashford sebagai bagian dari proyek perubahan skuad yang dipimpin oleh Roberto De Zerbi. Namun, Teddy Sheringham justru berpendapat bahwa kepindahan Rashford ke Liverpool bukanlah hal yang mustahil.

"Marcus Rashford ke Liverpool akan terasa sebagai pengkhianatan terbesar bagi fans Manchester United. Namun bagaimana jika Manchester United memang tidak menginginkannya?" ungkap Sheringham saat berbicara kepada ComeOn. "Kalau begitu, sebagai pemain, Anda harus melakukan yang terbaik untuk diri sendiri," tambah mantan penyerang Timnas Inggris tersebut.

Lanjut Baca:

Meskipun ada kemungkinan Rashford bergabung dengan Liverpool, Sheringham tetap berpendapat bahwa Manchester United seharusnya tetap memiliki kontrol atas masa depan pemain yang telah berseragam Setan Merah sejak tahun 2015 tersebut. Ia menekankan bahwa Rashford masih terikat kontrak dengan MU, yang memberinya gaji sekitar 325 ribu poundsterling per pekan, dan kontraknya masih tersisa dua tahun lagi. Rashford juga akan kembali ke Old Trafford di bawah kepemimpinan manajer baru, Michael Carrick. "Manchester United yang seharusnya mengendalikan situasi Marcus Rashford, bukan Marcus Rashford. Dia masih pemain Manchester United," tegas Sheringham. "Begitulah ketika Anda menandatangani kontrak besar berdurasi panjang. Saat itu dia senang karena mendapatkan bayaran lebih besar. Sekarang tiba-tiba dia ingin pergi," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya