Liputan6.com, Jakarta - Melalui kreativitas, konsistensi, dan kemampuan membangun komunitas di medsos, banyak anak muda menjadi pesohor. Tak sedikit pula yang sukses mengubah kegemaran main gim menjadi sumber penghasilan. Salah satunya, kreator konten asal Lampung, Sopiyan, yang lebih dikenal dengan nama King Zilong. Akun TikTok @yanz_kingzilong kini punya 1,2 jutaan pengikut. Kanal YouTube @king_zilong_1 dilanggani 1,28 juta orang dan akun Instagramnya mendulang 47 ribuan followers. Kisah sukses King Zilong melewati proses berliku.
Perjuangan dimulai pada 2017 ketika King Zilong masih sekolah. Tidak seperti kebanyakan remaja yang menghabiskan waktu sepulang sekolah untuk main bareng teman, tiap sore, ia jalan dari satu tempat ke tempat lain untuk menjajakan gorengan kepada warga. Meski hasil yang diperoleh tidak selalu besar, King Zilong tetap menjalani dengan penuh semangat karena memiliki tujuan jelas. Uang hasil berjualan disisihkan sedikit demi sedikit. Targetnya bukan beli pakaian baru, melainkan handphone yang diyakini bisa membuka pintu wawasan.
Advertisement
“Waktu itu saya hanya ingin punya HP sendiri. Saya tahu kondisi keluarga, jadi saya memilih berusaha sendiri daripada membebani orang tua,” ujar King Zilong dalam wawancara daring pada 26 Juni 2026. Keinginan untuk berkembang tidak berhenti pada jual gorengan.
King Zilong memanfaatkan internet sebagai sarana belajar. Ia mempelajari teknik melukis secara otodidak melalui video-video di YouTube. Hampir tiap hari King Zilong meluangkan waktu untuk berlatih dan mencoba berbagai teknik baru dari internet.
Saya Tidak Menyangka
Kepercayaan diri makin meningkat hingga akhirnya King Zilong memberanikan diri ikut lomba kaligrafi kontemporer. Usahanya membuahkan hasil. King Zilong juara pertama. Hadiah yang diperoleh digabungkan dengan tabungan hasil jual gorengan.
Uang itu cukup untuk membeli handphone yang selama ini diimpikannya. “Saya tidak menyangka dari lomba itu saya bisa beli HP. Padahal awalnya hanya ingin mencoba kemampuan yang saya pelajari sendiri,” kata King Zilong.
FYP
Setelah punya ponsel, ia mengenal Mobile Legends. Awalnya, gim hanya untuk mengisi waktu luang. Seiring waktu, King Zilong tertarik belajar strategi permainan, memahami tiap hero, hingga meningkatkan kemampuan mekaniknya.
“Dari situ muncul ide merekam gameplay dan membagikannya melalui TikTok. Di luar dugaan, video-video tersebut dapat respons luar biasa dari pengguna medsos,” kenangnya. Konten King Zilong masuk halaman FYP, ditonton ratusan ribu hingga jutaan kali.
Awalnya Iseng
Perlahan popularitasnya meroket. Hasil tak mengkhianati usaha. Menurut King Zilong, jadi kreator konten bukan hanya soal kemampuan main gim, tapi juga bagaimana menyajikan konten yang menghibur sekaligus bermanfaat bagi penonton.
“Awalnya iseng. Saya upload karena suka main Mobile Legends. Ternyata banyak yang menikmati. Viral itu menyenangkan, tapi yang jauh lebih penting adalah konsisten supaya penonton tetap percaya dan terus mengikuti konten kita,” cetus King Zilong.