Tips Mengaplikasikan Cushion agar Wajah Tak Cakey

Cushion makin banyak digemari lantaran pengaplikasiannya relatif lebih mudah dibandingkan foundation konvensional. Tapi, perlu trik agar hasilnya tak cakey.

oleh Dinny MutiahDiterbitkan 30 Juni 2026, 14:00 WIB
Varian cushion Jung Saem Mool yang berfungsi sebagai foundation multifungsi. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Liputan6.com, Jakarta - Cushion masih jadi kosmetik andalan untuk menciptakan tampilan wajah menawan. Pengaplikasiannya yang relatif lebih mudah dibandingkan foundation konvensional menjadi salah satu daya tarik utamanya. Tapi, itu bukan berarti tak ada risiko wajah cakey alias menggumpal bak mengenakan topeng.

Untuk itu, tahap persiapan jadi kunci. Meilori, Brand Representative Jung Saem Mool Beauty Indonesia, membagikan tips mengaplikasikan cushion anti-cakey yang dimulai dari membersihkan muka dengan gel toner, salah satu produk terbaru brand kosmetik asal Korea Selatan itu.

"Kemudian step kedua, kita bisa masuk ke moisturizing, seperti mool cream atau gel cream, kemudian baru masuk ke cushion-nya," sambung Meilori, ditemui di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.

Cara pengaplikasian cushion juga tidak bisa sembarangan. Puff yang tersedia ditepuk ke cushion secukupnya. Kemudian sebelum diaplikasikan ke wajah dengan cara ditepuk-tepuk, puff ditekan dulu di bagian belakang tutup cushion yang bertekstur bergerigi.

"Kita blending dulu di yang bergerigi tadi, baru diaplikasikan ke wajah. Fungsinya itu dia menghangatkan (cushion), jadi lebih bisa masuk ke pori-pori kita juga. Enggak bikin harsh lining, cakey, atau crack seperti itu," urainya.

Teknik itu, sambung dia, juga membuat cushion tidak berlebihan di wajah. Pasalnya, cushion yang terlalu tebal bisa membuat residu dan menutup pori-pori lebih tebal. "Nanti jadinya memicu acne," sambungnya.

Tahap Finishing

Seorang pengunjung mencoba produk kosmetik di pop-up booth Jung Saem Mool yang dibuka di Mal Central Park, Jakarta Barat. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Tahap terakhir adalah mengunci makeup dengan setting spray. Tahapan itu untuk menghasilkan riasan 'healthy glow' yang bisa dikenakan sehari-hari.

"Memang kalau trademark atau signature makeup dari JSM sendiri kan healthy glow ya," ujar Meilori. Namun bila menginginkan riasan yang lebih tahan lama, ia merekomendasikan bedak tabur atau bedak padat di akhir.

Dengan tahapan itu, ia mengatakan wajah tidak membutuhkan proses pembersihan yang terlalu ribet. Yang wajib dilakukan adalah melakukan double cleansing agar seluruh residu kosmetik bisa terangkat.

"Jangan lupa double cleansing. Jadi, pakai cleanser dulu (remover atau cleansing water), kemudian facial wash, baru masuk ke rezim skincare masing-masing," tuturnya.

Merayakan satu tahun dipasarkan di Indonesia, pihaknya merilis empat shade cushion tambahan yang warnanya menyesuaikan dengan warna kulit orang Indonesia. Complexion, sambung dia, sejauh ini, masih jadi fokus brand yang didirikan oleh Jung Saem Mool, penata rias ternama Korea. 

"Shade-nya kita ada Oat, Honey, Camel, dan satu lagi itu Vanilla," sebutnya.

Tren Makeup Plus Skincare

Seorang pengunjung berkonsultasi dengan beauty advisor di pop-up booth Jung Saem Mool yang dibuka di Mal Central Park, Jakarta Barat. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Tak hanya itu, merespons tren peningkatan akan kosmetik plus skincare di tingkat global, pihaknya juga berinovasi menciptakan produk sesuai. Pada produk cushion, dikenal sebagai Skin Nuder Cushion, mereka menginfus kandungan skincare untuk membantu merawat kesehatan kulit yang terpapar produk kosmetik.

Begitu pula dengan produk lip gloss yang diperkaya ekstrak buah, ceramide, dan salmon DNA atau PDRN. "Jadi, benefitnya itu sendiri bukan hanya menampilkan bibir yang berkilau karena dia shine ya, tapi dia juga menutrisi bibir supaya tidak chapped, atau kering dan pecah-pecah," jelasnya.

Ekstra perhatian, lip gloss itu diberi aplikator berbahan metal. Tujuannya agar lebih higienis ketika dipakai sehari-hari. "Karena kita memiliki active ingredients itu sendiri," sambungnya.

Sejak diluncurkan di Indonesia pada Februari 2025 melalui kemitraan eksklusif bersama Social Bella dan Skincara sebagai distributor resmi dengan 32 SKU, brand itu kini memiliki lebih dari 60 SKU yang mencakup kategori complexion, skincare, hingga makeup essentials. Total pertumbuhan penjualan kini mendekati 200 persen.

Pertumbuhan Positif Makeup

Meilori, Brand Representative Jung Saem Mool Beauty Indonesia. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Terpisah, Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella, mengatakan berdasarkan data Insight Factory by SOCO, kategori makeup mencatat pertumbuhan quantity sebesar 19 persen, menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap kategori ini. Khusus untuk produk complexion, Santi menyebut brand tersebut 'berhasil menjawab kebutuhan konsumen saat ini'.

Brand itu menghadirkan 'Beauty Starts from You, Just Believe', pop-up booth pertamanya yang berlangsung pada 23 Juni--5 Juli 2026 di Promenade Lumina, Ground Floor, Central Park Mall, Jakarta. Melalui acara ini, pengunjung dapat mengeksplorasi langsung berbagai produk unggulan JUNGSAEMMOOL Beauty, termasuk Skin Nuder Cushion dan Cushion Blusher yang baru diluncurkan, serta mengikuti sesi personal color analysis dan touch up by certified MUA.

Pada kesempatan yang sama, mereka juga meluncurkan signature set spesial Indonesia yang dikemas serba pink. Paket itu terdiri dari cushion, dua puff, dan blush on.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya