Kuwait dan Bahrain Kutuk Serangan Iran

Kuwait dan Bahrain sebut serangan Iran melanggar peraturan internasional.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 28 Juni 2026, 17:01 WIB
Ilustrasi roket Iran. (dok. Fadel SENNA / AFP)

Liputan6.com, Manama - Kuwait dan Bahrain mengutuk serangan terbaru Iran yang menargetkan wilayah mereka. Kedua negara menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan serta ancaman terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu (28/6/2026) Kementerian Luar Negeri Kuwait menyampaikan kecaman dan penolakan keras atas serangan yang dilakukan Iran.

Kementerian menyebut serangan yang terjadi pada dini hari itu merupakan "pelanggaran mencolok terhadap kedaulatannya, ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitasnya, serta keselamatan warga negara dan penduduknya."

Kuwait juga menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dikutip dari laman Arab News, Minggu (28/6).

Menurut Kementerian Luar Negeri Kuwait, agresi yang terus berlanjut berpotensi menggagalkan berbagai upaya regional dan internasional yang sedang dilakukan untuk meredakan ketegangan di kawasan.

Senada dengan Kuwait, Bahrain juga mengutuk serangan terbaru Iran. Manama menyatakan negaranya kembali menjadi sasaran rudal balistik dan drone Iran.

Bahrain menilai serangan tersebut sebagai "eskalasi berbahaya" yang menunjukkan tindakan Teheran bukanlah insiden yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kebijakan yang disengaja dan pola agresi berulang terhadap kedaulatan kerajaan serta keamanan warga negaranya.

Sementara itu, Liga Dunia Muslim kembali menegaskan penolakannya terhadap setiap tindakan yang melanggar kedaulatan negara, mengancam keamanan regional, maupun meningkatkan ketegangan di kawasan.

Organisasi tersebut juga menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan mendorong penguatan upaya diplomatik guna menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Teluk.

Sehari sebelumnya, Liga Dunia Muslim telah lebih dahulu mengutuk serangan drone Iran yang menargetkan Bahrain.

Mengutip Kantor Berita Saudi, Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim sekaligus Ketua Dewan Ulama Muslim, Sheikh Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, mengecam serangan tersebut dan menyebutnya melanggar nilai-nilai agama, hukum internasional, norma kemanusiaan, serta merusak berbagai upaya untuk memulihkan keamanan dan stabilitas di kawasan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya