Kritik untuk Inggris Usai Kalahkan Panama di Piala Dunia 2026: Performa Belum Meyakinkan

Alan Shearer menilai Inggris menang atas Panama di Piala Dunia 2026 tanpa performa terbaik.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 28 Juni 2026, 06:52 WIB
Selebrasi Inggris ketika menghajar Panama di Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Inggris berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Panama pada matchday ketiga Grup L Piala Dunia 2026. Namun, penampilan The Three Lions masih menyisakan catatan menurut legenda Timnas Inggris, Alan Shearer.

Bermain di New York New Jersey Stadium, Minggu (28/6) pagi WIB, Inggris harus menunggu hingga babak kedua untuk memecah kebuntuan. Tim asuhan Thomas Tuchel tampil dominan, tetapi kesulitan menemukan celah dari pertahanan Panama.

Jude Bellingham menjadi pemain yang membuka jalan kemenangan Inggris. Gelandang Real Madrid itu mencetak gol pada menit ke-62 setelah menyambut sepak sudut Bukayo Saka.

Lima menit berselang, Bellingham kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Harry Kane. Sang kapten mencetak gol kedua Inggris melalui sundulan, sementara gol Panama lewat Jose Fajardo dianulir karena offside.


Shearer Soroti Performa Inggris yang Belum Maksimal

Harry Kane merayakan gol kedua yang dicetaknya untuk Timnas Inggris dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 melawan Panama di Stadion MetLife, Minggu (28/6/2026). (Mattia Ozbot/Getty Images/AFP) Kredit foto: Mattia Ozbot / Getty Images North America / Getty Images via AFP.

Meski Inggris berhasil mengamankan tiga poin, Alan Shearer menilai kemenangan tersebut belum diiringi performa yang meyakinkan. Kepada BBC Sport, mantan penyerang Timnas Inggris itu menyebut hasil akhir menjadi hal terpenting, tetapi kualitas permainan masih bisa ditingkatkan.

"Tujuan pertama adalah memenangkan pertandingan. Kedua, bisakah Anda memenangkan pertandingan dan menampilkan performa yang sangat bagus? Mungkin tidak," buka Alan Shearer dikutip dari BBC Sport.

Shearer melihat Inggris masih memiliki beberapa masalah, terutama ketika menghadapi situasi bertahan. Panama beberapa kali mampu menciptakan ancaman dan membuat lini belakang The Three Lions harus bekerja keras.

"Ada satu atau dua kesalahan di lini pertahanan, tetapi secara keseluruhan keyakinan dan kepercayaan diri yang seharusnya mereka dapatkan untuk melangkah maju, ini adalah sore yang baik," jelas Alan Shearer.


Inggris Masih Bergantung pada Pemain Kunci

Kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 John Stones, bek Inggris #06, Marc Guehi, gelandang Inggris #04, Declan Rice, bek Inggris #03, Luke Shaw, gelandang Inggris #11, Phil Foden, gelandang Inggris #26, Kobbie Mainoo, penyerang Inggris #07, Bukayo Saka, gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, dan bek Inggris #02, Kyle Walker, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Di balik kritik terhadap performa, Shearer tetap menilai kemenangan atas Panama memberikan dampak positif bagi Inggris. Hasil tersebut menjaga momentum The Three Lions sebelum memasuki fase gugur Piala Dunia 2026.

Bellingham menjadi pemain yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan tersebut. Selain mencetak gol, pemain berusia 22 tahun itu juga menjadi penggerak utama permainan Inggris dari lini tengah dan membuat assist.

"Tapi mereka telah memenangkan pertandingan, mereka harus mengandalkan kehebatan Bellingham, Kane, dan Anderson," kata Alan Shearer.

Menurut Shearer, ketergantungan kepada pemain bintang bukan menjadi masalah besar selama para pemain tersebut mampu memberikan kontribusi maksimal. Inggris memang memiliki sejumlah pemain dengan kualitas individu yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar.

"Tapi itu tidak masalah, banyak tim mengandalkan pemain andalan mereka, jadi Inggris bisa melakukan itu," tegas legenda Newcastle tersebut.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya