Manuel Ugarte Cedera di Piala Dunia 2026, MU Dapat Kompensasi Miliaran Rupiah dari FIFA

Manchester United berpotensi menerima kompensasi dari FIFA jika Manuel Ugarte mengalami cedera panjang usai membela Uruguay di Piala Dunia 2026.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 28 Juni 2026, 05:07 WIB
Pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa, memberi instruksi kepada Manuel Ugarte dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Inggris di London, Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Alastair Grant)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mendapat kabar kurang menyenangkan dari Piala Dunia 2026 setelah Manuel Ugarte mengalami cedera ketika membela Timnas Uruguay. Cedera tersebut berpotensi membuat Setan Merah menerima kompensasi finansial dari FIFA jika sang pemain harus absen dalam waktu lama.

Manuel Ugarte mengalami masalah pada lutut saat Uruguay menghadapi Spanyol pada pertandingan Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 25 tahun itu harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami benturan dengan rekan setimnya, Mathias Olivera.

Situasi ini menjadi perhatian Manchester United karena Ugarte merupakan bagian penting dalam skuad mereka. Selain itu, sang gelandang juga sedang dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas.

Jika cedera Ugarte tergolong serius dan membuatnya absen panjang, Manchester United bisa mengajukan klaim melalui Program Perlindungan Klub FIFA. Skema tersebut memang dibuat untuk melindungi klub ketika pemain mengalami cedera saat menjalankan tugas internasional.


FIFA Siapkan Perlindungan untuk Klub yang Kehilangan Pemain

Gelandang Manchester United, Manuel Ugarte mencoba merebut bola dari kaki Brenden Aaronson, Selasa (14/4/2026) (AP Photo/Dave Thompson)

Program Perlindungan Klub FIFA atau Club Protection Programme (CPP) memberikan dukungan finansial kepada klub yang kehilangan pemain akibat cedera saat membela tim nasional. Program ini berlaku ketika pemain tidak dapat kembali memperkuat klub karena cedera yang dialami dalam pertandingan internasional.

Sejak diperkenalkan pada 2012, CPP telah membantu sejumlah klub menanggung beban finansial akibat cedera pemain. Namun, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kompensasi diberikan.

Pemain harus mengalami cedera akibat sebuah "kecelakaan" dan tidak bisa bermain setidaknya selama 28 hari berturut-turut. Jika memenuhi syarat, FIFA dapat membayar gaji pemain selama periode pemulihan hingga batas maksimal tertentu.

Skema tersebut memberikan kompensasi hingga £6,6 juta untuk setiap pemain yang mengalami cedera dalam tugas internasional. Manuel Ugarte sendiri dilaporkan menerima gaji sekitar £150 ribu per pekan di Manchester United menurut data Capology.


Kasus Yoane Wissa Jadi Contoh Program FIFA Berjalan

Para pemain RD Kongo merayakan gol Yoane Wissa pada laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026. (Dok. FIFA)

Manchester United bukan klub pertama yang berpotensi menggunakan Program Perlindungan Klub FIFA. Sebelumnya, Newcastle United juga disebut mendapatkan manfaat dari skema tersebut setelah Yoane Wissa mengalami cedera serius saat membela Republik Demokratik Kongo.

Wissa mengalami cedera ligamen lutut ketika menjalani tugas internasional pada September tahun lalu. Cedera tersebut membuatnya harus absen selama lebih dari tiga bulan.

Pihak Newcastle kemudian mengajukan klaim agar gaji Wissa yang dilaporkan mencapai £140 ribu per pekan bisa ditanggung melalui program FIFA tersebut. Langkah itu menjadi contoh bagaimana CPP membantu klub yang kehilangan pemain akibat agenda internasional.

Kini Manchester United harus menunggu perkembangan kondisi Manuel Ugarte. Pemeriksaan medis akan menentukan apakah cedera tersebut hanya masalah ringan atau berpotensi membuat gelandang Uruguay itu absen dalam waktu lama.

Sumber: SportBible

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya