Halaman Gereja Santo Ignatius di kawasan Wenang, Manado, Sulawesi Utara, masih digenangi lumpur tebal dan sampah. Pada Minggu ini, pastor dan umat pun bahu-membahu membersihkan gereja.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Minggu (19/1/2014), banjir setinggi 2 meter telah merusak sejumlah peralatan dan perlengkapan misa. Banjir pun merusak arsip-arsip penting gereja.
Pascabanjir dahsyat pada Rabu lalu, lantai 2 gereja dijadikan posko pengungsian bagi korban banjir. Mereka umumnya berasal dari sekitar gereja.
Banjir bandang menghantam Kota Manado pada Rabu lalu. Bencana ini membuat hampir seluruh pelosok ibukota Provinsi Sulawesi Utara itu luluh lantak. Banjir turut menelan 20 korban jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi. (Ans/Ism)
Baca juga:
Korban Banjir Manado 86.331 Orang, 3 Rumah Ibadah Terhantam
Jalanan Menganga, Menko Kesra: Manado-Tomohon Normal 2-3 Hari
Banjir Manado Berlalu, Jembatan Bailey ke Tomohon Dibangun
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Minggu (19/1/2014), banjir setinggi 2 meter telah merusak sejumlah peralatan dan perlengkapan misa. Banjir pun merusak arsip-arsip penting gereja.
Pascabanjir dahsyat pada Rabu lalu, lantai 2 gereja dijadikan posko pengungsian bagi korban banjir. Mereka umumnya berasal dari sekitar gereja.
Banjir bandang menghantam Kota Manado pada Rabu lalu. Bencana ini membuat hampir seluruh pelosok ibukota Provinsi Sulawesi Utara itu luluh lantak. Banjir turut menelan 20 korban jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi. (Ans/Ism)
Baca juga:
Korban Banjir Manado 86.331 Orang, 3 Rumah Ibadah Terhantam
Jalanan Menganga, Menko Kesra: Manado-Tomohon Normal 2-3 Hari
Banjir Manado Berlalu, Jembatan Bailey ke Tomohon Dibangun