Polisi Ajak Warga Cegah Tawuran Remaja Lewat Jaga Jakarta On The Spot

Polda Metro Jaya mengajak warga mencegah tawuran remaja melalui program Jaga Jakarta On The Spot dengan melibatkan tiga pilar dan tokoh masyarakat.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 27 Juni 2026, 12:15 WIB
Anggota Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya saat menggelar kegiatan "Jaga Jakarta On The Spot" (JJOTS) sekaligus membagikan sembako. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya mengajak warga mengantisipasi dan mencegah aksi tawuran remaja di Jalan Kelapa Hijau, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, melalui kegiatan 'Jaga Jakarta On The Spot' (JJOTS).

Menurut Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya Kombes Pol Joko Sulistio, kehadiran jajaran di tengah masyarakat bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung, khususnya terkait pengawasan terhadap aktivitas remaja.

"Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah tawuran, serta meningkatkan kepedulian terhadap pergaulan anak-anak dan remaja," ujar Joko dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, melansir Antara, Sabtu (27/6/2026).

Menurut dia, kegiatan JJOTS tersebut turut melibatkan unsur tiga pilar tingkat kelurahan, Ketua RT, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01, Bhabinkamtibmas, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

"Sinergi ini dinilai krusial untuk memperkuat pengawasan di lingkungan permukiman," ucap Joko.

 

Imbau Orang Tua dan Warga Lebih Aktif

Dalam sosialisasi tersebut, Joko mengimbau orang tua dan warga agar lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial oleh anak-anak mereka.

"Langkah ini penting guna menyaring informasi, mencegah penyebaran konten provokatif, serta memutus potensi ajakan tawuran yang kerap dikoordinasikan lewat platform digital," ucap dia.

Selain antisipasi tawuran, Ditpamobvit Polda Metro Jaya juga mengingatkan warga untuk mewaspadai bahaya peredaran obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda.

Joko juga menyebutkan masyarakat diminta tidak ragu untuk segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya.

Dia menegaskan, upaya menciptakan situasi Jakarta yang aman tidak dapat bertumpu pada kepolisian semata, melainkan membutuhkan komitmen dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.

"Kami berharap warga, tiga pilar, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kepedulian bersama, potensi tawuran dan penyalahgunaan obat terlarang dapat dicegah sejak dini," kata dia.

"Melalui program Jaga Jakarta, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga warga, menjaga lingkungan, menjaga aturan, dan menjaga amanah demi terwujudnya situasi ibu kota yang aman, tertib, dan kondusif," tutup Joko.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya