Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, dipastikan tidak akan mendampingi timnya pada pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia setelah kembali ke Prancis menyusul wafatnya sang ibu. Kabar tersebut diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada Selasa.
Timnas Prancis tampil apik di fase grup Piala Dunia 2026 ini. Les Bleus sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar setelah menang 3-1 atas Senegal dan 3-0 atas Irak.
Advertisement
Dini hari nanti, Timnas Prancis akan berhadapan dengan Timnas Norwegia. Sang lawan juga sudah dipastikan lolos ke babak gugur setelah mereka memenangkan dua pertandingan fase grup sebelumnya.
Siapapun yang memenangkan pertandingan ini akan keluar sebagai juara grup dan yang kalah akan jadi runner up grup I di Piala Dunia 2026. Namun dalam partai penting ini, Timnas Prancis tidak akan didampingi oleh pelatih mereka, Didier Deschamps.
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Didier Deschamps Berduka
Dalam pernyataan resminya, FFF menyebut Deschamps tidak dapat berada di bangku cadangan pada laga yang akan berlangsung pada dini hari nanti. Sang pelatih harus pulang ke Prancis karena sang ibunda meninggal dunia.
"Didier Deschamps tidak akan bisa berada di bangku cadangan pada pertandingan terakhir Grup I hari Jumat. Pelatih mendapat kabar duka pagi ini bahwa ibundanya telah meninggal dunia. Ia akan kembali ke Prancis untuk menghadiri prosesi pemakaman," tulis FFF.
Selama Deschamps berada di Prancis, tugas memimpin Timnas Prancis akan diemban oleh asisten pelatih Guy Stephan hingga pelatih berusia 57 tahun itu kembali bergabung dengan tim.
Momen Terakhir Didier Deschamps Bersama Timnas Prancis
Piala Dunia 2026 juga menjadi turnamen terakhir Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis. Selama 14 tahun menukangi Les Bleus, ia sukses mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 2018.
Namun, Prancis harus puas menjadi runner-up pada Piala Dunia 2022 setelah kalah melalui adu penalti dari Argentina, serta gagal di final Piala Eropa 2016 usai dikalahkan Portugal.
Itulah mengapa Deschamps bertekad untuk membawa Les Bleus memenangkan Piala Dunia 2026 ini sebagai kado perpisahannya terhadap tim nasional Prancis.
Sumber: FFF