Ekuador dan Pantai Gading Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Ekuador dan Pantai Gading menorehkan tinta emas di Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama lolos ke babak 32 besar.

oleh ThomasDiterbitkan 26 Juni 2026, 05:24 WIB
Selebrasi pemain Pantai Gading usai Nicolas Pepe menjebol gawang Curacao di laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ekuador turut lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 2-1 atas Jerman di laga pamungkas Grup E yang berlangsung di MetLife Stadium, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB.

Ini menjadi kemenangan bersejarah bagi Ekuador. Mereka belum pernah mengalahkan Jerman dalam sembilan pertemuan terakhir. Luar biasanya Ekuador mengakhiri puasa di pentas sebesar Piala Dunia 2026.

Pada laga ini, Ekuador juga tertinggal lebih dulu oleh gol cepat winger Leroy Sane. Namun mereka bisa segera membalas dalam waktu singkat berkat gol Nilson Angulo.

Di babak kedua, Ekuador mencetak gol kemenangan pada menit 77. Gonzalo Plata menyambar bola liar di mulut gawang Jerman hasil sepak pojok.

Tak cuma menjadi kemenangan perdana atas Jerman, tiga poin ini juga membuat Ekuador lolos ke babak 32 besar. Ekuador menjadi salah satu dari delapan peringkat tiga terbaik fase grup.

Sudah ada dua peringkat tiga terbaik yang dipastikan lolos ke 32 besar. Ekuador menyusul Bosnia dan Herzegovina.


Pantai Gading Lolos Fase Grup Perdana

Sejarah juga ditorehkan ole Pantai Gading. Mereka lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Pantai Gading melaju usai menang 2-0 atas tim debutan Curacao.

Tim asuhan Emerse Fae ini menang atas Curacao setelah winger Nicolas Pepe memborong dua gol kemenangan. Pepe membuat satu gol di masing-masing babak.

Pantai Gading menjadi runnerup Grup E dengan poin enam. Mereka cuma kalah rekor pertemuan dengan Jerman. Pantai Gading praktis cuma kalah dari Jerman di fase grup. Mereka melibas Ekuador dan Curacao.


Alarm Bahaya Jerman

Selebrasi pemain Ekuador saat menekuk Jerman di Grup E Piala Dunia 2026 (AFP)

Bagi Jerman, kekalahan dari Ekuador menjadi alarm bahaya menghadapi fase gugur. Setelah menang besar 7-1 atas Curacao, performa pasukan Julian Nagelsmann agak kurang meyakinkan.

Jerman susah payah menang 2-1 atas Pantai Gading dan kemudian kalah dari Ekuador. Nagelsmann harus menemukan racikan tepat bila ingin Jerman melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya