PGAS Buka Peluang Cuan Baru dari Lapangan Sengeti

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) berencana mendatangkan tambahan pasokan gas bumi dari Lapangan Sengeti.

oleh Septian DenyDiterbitkan 25 Juni 2026, 15:43 WIB
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengumumkan laporan keuangan 2022 pada pertengahan April 2023. Perseroan catat pertumbuhan laba dan pendapatan sepanjang 2022. (Foto: PT Perusahaan Gas Negara Tbk/PGN)

Liputan6.com, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) berencana mendatangkan tambahan pasokan gas bumi dengan memanfaatkan stranded gas dari Lapangan Sengeti.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen PGN dalam menghadirkan solusi energi untuk menjaga ketahanan energi nasional.

“Gas dari Lapangan Sengeti akan menambah pasokan gas pipa, PGN memastikan kesiapan infrastruktur maupun komersial sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” kata Fajriyah, Kamis (25/6/2026).

Kali ini, ia mengatakan dengan kemampuan yang dimiliki termasuk infrastruktur gas yang terintegrasi, PGN mengambil peran dalam memanfaatkan sumber gas dari lapangan-lapangan yang sebelumnya dinilai kurang ekonomis (stranded gas).

Fajriyah mengatakan PGN menjembatani tantangan yang ada dengan mengintegrasikan potensi pasokan dari Lapangan Sengeti ke dalam jaringan distribusi gas bumi PGN. Adapun untuk potensi pasokan gas dari lapangan Sengeti sekitar 5 MMSCFD. 

Tambahan pasokan itu diproyeksikan dapat dialirkan paling cepat pada kuartal 4 2028, untuk memenuhi kebutuhan energi pelanggan industri dan pembangkit listrik.

Terobosan ini pun diharapkan juga dapat menyumbang pemasukan bagi negara, serta mendukung pemerintah dalam pengembangan lapangan gas, serta menjamin keamanan pasokan gas bumi yang berkelanjutan untuk kebutuhan domestik.

“Pemanfaatan stranded gas adalah salah satu strategi PGN dalam upaya menyediakan pasokan gas bumi bagi seluruh pelanggan domestik di tengah tantangan,” ujar Fajriyah.

Lebih lanjut ia mengatakan pemanfaatan gas dari Lapangan Sengeti juga menjadi nilai tambah bagi perusahaan, salah satunya dari pengembangan bisnis processing gas di lapangan tersebut.

 

Pencapaian PGN

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan penyaluran gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) menggunakan teknologi GTM. (Foto:Antara Foto/ Aji Setyawan)

Pencapaian PGN dalam memanfaatkan gas dari Lapangan Sengeti diharapkan dapat memberikan efek domino yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pemanfaatan gas dari lapangan yang sebelumnya dinilai tidak menarik juga diharapkan dapat mendukung target pemerintah dalam meningkatkan lifting gas bumi sekaligus memacu daya tarik investasi serta eksplorasi.

“PGN berkomitmen dalam mendapatkan multisource gas bumi untuk menjaga keandalan pasokan dengan tetap mengoptimalkan sumber daya dari domestik,” kata Fajriyah.

“Lapangan Sengeti menjadi wujud kolaborasi yang sinergis dengan dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya demi memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” katanya menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya