Liputan6.com, Washington, DC - Gempa magnitudo 5,6 mengguncang Mendocino County di California Utara, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (24/6/2026) pagi, menyebabkan dinding bangunan retak, barang-barang berjatuhan dari rak, memaksa setidaknya satu tempat usaha tutup sementara, serta membuat ribuan pelanggan mengalami pemadaman listrik ketika petugas darurat memeriksa kerusakan di seluruh wilayah.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) kemudian mengidentifikasi gempa tersebut sebagai gempa utama dalam rangkaian aktivitas seismik yang mencakup 44 kejadian gempa. USGS memperkirakan terdapat peluang sebesar 77 persen akan terjadi sedikitnya satu gempa susulan magnitudo 3 atau lebih di kawasan tersebut dalam sepekan ke depan. Demikian seperti dilaporkan San Fransisco Chronicle.
Advertisement
Gempa terjadi pada pukul 08.10 waktu setempat, sekitar 11 kilometer di utara Redwood Valley, sebelah timur Willits, dengan kedalaman sekitar 8 kilometer, menurut Northern California Seismic System. USGS menyebut sekitar 80.000 orang merasakan guncangan sedang hingga sangat kuat, sementara sekitar 10 juta orang merasakan guncangan lemah hingga ringan.
Gempa tersebut juga memicu peringatan melalui ponsel kepada sekitar 657.000 orang di sebagian besar California Utara, termasuk kawasan Bay Area.
Peringatan dikirim ke wilayah yang membentang dari daerah di utara Medford, Oregon, hingga sekitar pertengahan antara Fresno dan San Jose, serta ke arah timur hingga perbatasan Nevada, kata Robert de Groot, koordinator ShakeAlert, sistem peringatan dini gempa bumi yang digunakan di California.
Juru bicara Mendocino County, Heather Rose, mengatakan sejumlah rumah sakit telah melaporkan adanya korban luka, meski jumlah maupun tingkat keparahannya belum diketahui. Sementara itu, pemerintah daerah menyatakan belum ada laporan awal mengenai kerusakan besar.
Sejumlah gempa susulan kecil, seluruhnya berkekuatan di bawah magnitudo 3,0, juga tercatat terjadi di wilayah yang sama.
Pusat informasi gangguan listrik PG&E menunjukkan lebih dari 7.400 pelanggan perusahaan tersebut di seluruh Mendocino County mengalami pemadaman listrik setelah gempa, dengan Willits menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.
Sheriff Mendocino County Matt Kendall menuturkan kepada Redheaded Blackbelt, media lokal North Coast, bahwa sejumlah jaringan listrik putus dan aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, serta dinas pekerjaan umum sedang melakukan penanganan.
"Semua personel dikerahkan," kata Kendall.
Kendall menambahkan bahwa Willits Howard Memorial Hospital tetap beroperasi meskipun guncangan menyebabkan monitor dan peralatan komputer bergeser dari tempatnya.
Willits Charter School dievakuasi sebagai langkah pencegahan, sementara Suku Cahto di Laytonville melaporkan terjadinya pemadaman listrik.
Kendall mengimbau warga agar menghindari penggunaan jalan raya dan terus memantau situs informasi darurat Mendocino County untuk memperoleh perkembangan terbaru.
Di depan Willits Liquor, sebuah retakan membelah trotoar dan menjalar hingga ke bagian depan toko. Di dalam toko, para karyawan menyapu dan mengepel pecahan botol yang berserakan. Sebuah lemari humidor berukuran besar roboh sehingga cerutu-cerutu berhamburan di lantai.
Manajer toko, Ana Sanchez, mengatakan dirinya sedang berada di rumah yang hanya berjarak beberapa blok ketika gempa terjadi.
"Anda benar-benar bisa merasakan kekuatannya terus meningkat. Rasanya menyeramkan," ujar Sanchez.
Sarah Minson, peneliti geofisika di Earthquake Science Center milik USGS di Moffett Field, mengatakan gempa tersebut tampaknya terjadi pada salah satu segmen Sistem Sesar Maacama. Sesar ini merupakan kelanjutan ke arah utara dari Sesar Calaveras, Hayward, dan Rodgers Creek yang membentang hampir sejajar dengan Sesar San Andreas di sebelah baratnya.
Berdasarkan data USGS, gempa yang terjadi pada Rabu merupakan gempa terkuat di kawasan Redwood Valley-Willits sejak gempa bermagnitudo 5,5 pada 1938.