Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Kamis, (25/6/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya yang dapat dicermati?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG turun 3,56% ke level 5.883, dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 1,17 triliun. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, TPIA, AMMN, BMRI dan BUMI pada Rabu, 24 Juni 2026.
Advertisement
Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana menuturkan, setelah hasil pengumuman MSCI dan juga diikuti dengan pelemahan rupiah IHSG kembali menembus level 6.000. Ia memprediksi, IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penurunan.
Lutfi memperkirakan, IHSG akan berada di level support 5.845-5.750 dan level resistance 6.010-6.070.
Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, secara teknikal, level support berada di 5.784, 5.720, 5.677. Sedangkan resistance di 5.993–6.052,6.171. Hal ini dengan strategi yang disarankan adalah wait & see atau buy on weakness.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Lutfi memilih saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Trading Idea hari ini: MYOR, AADI, TLKM, KLBF, BFIN, dan UNVR
- MYOR Spec Buy dengan area beli di 1.850-1.840, dengan target dekat di 1.885-1.910. Cutloss di bawah 1.835.
- AADI Spec Buy dengan area beli di 7.950-7.900, dengan target dekat di 8.125-8.200. Cutloss di bawah 7.875.
- TLKM Spec Buy dengan area beli di 2.500-2.480, cutloss di bawah 2.470. Target dekat di 2.540-2.570.
- KLBF Spec Buy dengan area beli di 765-755, cutloss di bawah 750. Target dekat di 780-790.
- BFIN Spec Buy dengan area beli di 715-710, cutloss di bawah 705. Target dekat di 725-735.
- UNVR Spec Buy dengan area beli di 1.685-1.675, cutloss di bawah 1.670. Target dekat di 1.710-1.735.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 24 Juni 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Rabu, (24/6/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)..
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 3,56% menjadi 5.883,88. Indeks saham LQ45 melemah 3,39% menjadi 578,16. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.
Pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 6.171,38 dan level terendah 5.876,93. Sebanyak 611 saham sehingga bebani IHSG. 98 saham menguat dan 104 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 2.033.757 kali dengan volume perdagangan saham 26,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.943.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 5,99%, sektor saham basic terpangkas 6,64%, sektor saham industri merosot 3,59%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal turun 1,59%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 3,91%, sektor saham kesehatan melemah 1,58%.
Kemudian sektor saham keuangan terpangkas 2,18%, sektor saham properti melemah 2,81%. Lalu sektor saham teknologi susut 1,57%, sektor saham infrastruktur tergelincir 4,47% dan sektor saham transportasi merosot 4,84%.