Fakta di Balik Video Viral Emak-emak Dituduh Copet di Bus

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengungkap fakta di balik video viral emak-emak dituduh copet di dalam bus Transjakarta.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 24 Juni 2026, 18:05 WIB
Tangkapan video viral emak-emak dituduh copet di bus Transjakarta. (Dok. Media Sosial @jakarta.ku)

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) buka suara usai ramai video yang menarasikan adanya aksi pencopetan yang hendak dilakukan oleh seorang penumpang ibu-ibu.

Dilihat Liputan6.com, dalam rekaman video yang beredar di akun Instagram @jakarta.ku, nampak penumpang saling adu mulut melempar tuduhan kepada seorang ibu-ibu yang diduga hendak mencopet. Sementara itu, seorang petugas Transjakarta berusaha mengajak turun ibu-ibu tersebut dari dalam bus.

Menurut Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, ibu-ibu tersebut bukan pelaku pencopetan. Dia menyampaikan bahwa keributan terjadi dalam armada Koridor 5 rute Ancol-Kampung Melayu pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.03 WIB.

​“Menanggapi informasi yang beredar, kami mengklarifikasi bahwa pelanggan yang dilaporkan membuat keributan di armada SAF 001 tersebut bukan merupakan pelaku pencopetan,” kata Ayu saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

Ayu menjelaskan, keributan terjadi karena ibu-ibu yang bersangkutan telah melakukan tindakan verbal atau marah-marah yang menyebabkan penumpang lainnya terganggu. Sehingga, ibu-ibu terkait diturunkan oleh petugas dari dalam bus.

​“Pramusapa yang berada di lokasi, dan mendapat laporan telah bertindak sigap dengan menurunkan pelanggan tersebut dari armada, demi menjaga kondusivitas,” ungkap Ayu.

 

Beri Teguran

Selanjutnya, petugas memberikan teguran serta imbauan secara persuasif kepada ibu-ibu tersebut agar selalu menjaga ketertiban jika ingin kembali menggunakan layanan Transjakarta.

​“Kami berkomitmen penuh untuk selalu menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pelanggan selama berada di dalam ekosistem transportasi publik,” kata Ayu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya