Liputan6.com, Jakarta - Inggris berkesempatan mengamankan tempat di babak gugur Piala Dunia 2026 dengan satu pertandingan tersisa. Peluang ini terbuka jika mereka berhasil mengalahkan Ghana dalam laga Grup L yang akan berlangsung di Gillette Stadium, Rabu (24/6/2026) pukul 03.00 WIB.
Di sisi lain, Ghana juga memiliki ambisi serupa. Mereka dapat menjamin finis di posisi dua teratas grup pada pekan ini, menyusul kemenangan 1-0 atas Panama di pertandingan sebelumnya.
Advertisement
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim setelah Inggris menunjukkan performa meyakinkan dengan menundukkan Kroasia 4-2 pada laga pembuka, sementara Ghana meraih kemenangan tipis yang membawa mereka semakin dekat dengan fase gugur pertama sejak 2010.
Performa Impresif Inggris dan Ambisi Lolos Cepat
Inggris, yang dinilai sebagai favorit ketiga untuk memenangkan kompetisi setelah Prancis dan Spanyol, tampil gemilang di laga perdana. Kemenangan 4-2 atas Kroasia pada 17 Juni lalu mengulangi skor paling terkenal dalam sejarah Piala Dunia, sekaligus menjadi kemenangan 4-2 pertama bagi Inggris di ajang tersebut sejak final 1966 melawan Jerman Barat.
Pendekatan menyerang yang diterapkan pelatih Thomas Tuchel membuahkan hasil, dengan Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford berhasil mencatatkan nama di papan skor. Dalam pertandingan tersebut, Inggris mencatatkan 20 tembakan di dalam kotak penalti, sebuah rekor baru Piala Dunia. Kemenangan ini juga mengakhiri sembilan pertandingan Piala Dunia tanpa kemenangan melawan tim-tim di 15 besar peringkat dunia, serta memutus enam kekalahan beruntun dari tim-tim elit tersebut.
Saat ini, Inggris memimpin Grup L berdasarkan selisih gol. Kemenangan pada Selasa nanti akan menjadi kemenangan keempat berturut-turut di semua turnamen bagi skuad asuhan Tuchel. Mereka juga berpeluang mencetak setidaknya tiga gol dalam tiga pertandingan beruntun untuk kedua kalinya di bawah mantan manajer Chelsea tersebut.
Perjuangan Ghana dan Tantangan Cedera Pemain Kunci
Ghana berhasil meraih kemenangan krusial 1-0 atas Panama di Toronto, berkat gol Caleb Yirenkyi di menit ke-94. Gol pemain berusia 20 tahun itu mengakhiri empat pertandingan tanpa kemenangan bagi Ghana dan membawa mereka hanya tiga poin dari penampilan babak gugur Piala Dunia pertama sejak 2010. Ini juga merupakan kali pertama Ghana memenangkan pertandingan pembuka Piala Dunia sejak 16 tahun lalu di Afrika Selatan.