Luis de la Fuente Sebut Julian Alvarez Pemain Ideal untuk Timnas Spanyol

Luis de la Fuente menyebut Julian Alvarez sebagai pemain yang paling cocok untuk Timnas Spanyol. Ia bahkan memilihnya dibanding Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 21 Juni 2026, 00:41 WIB
Julian Alvarez sukses menepis keraguan saat pertama kali menginjakkan kaki di Liga Inggris. Meski bertatus pemain baru namun striker muda ini punya mental baja dan mampu tampil ciamik di Manchester City. Di gelaran Piala Dunia nanti Alvarez diprediksi bisa membuat kejutan bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2022. (AFP/Andres Kudacki)

Liputan6.com, Jakarta - Luis de la Fuente mengungkapkan bahwa Julian Alvarez adalah pemain asing yang paling ingin ia lihat memperkuat Timnas Spanyol. Pelatih La Roja itu menilai penyerang Argentina tersebut sangat cocok dengan filosofi permainan yang diterapkannya.

Pernyataan itu kembali menarik perhatian karena beberapa tahun lalu De la Fuente sempat memilih Alvarez dalam voting FIFA The Best. Saat itu, pilihannya menjadi sorotan karena tidak menempatkan Lionel Messi di posisi teratas.

Kini, pelatih Spanyol tersebut kembali menunjukkan kekagumannya kepada penyerang Atletico Madrid itu. Menurutnya, Alvarez memiliki karakteristik yang dibutuhkan dalam sepak bola modern.

De la Fuente bahkan menyebut Alvarez lebih sesuai dengan kebutuhan taktis Spanyol dibanding sejumlah bintang besar dunia lainnya. Nama seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Junior pun ikut disebut dalam perbandingan tersebut.


Julian Alvarez Dinilai Cocok dengan Filosofi Spanyol

Pemain Argentina, Julian Alvarez (kanan) melakukan selebrasi bersama Lionel Messi setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Kroasia saat laga semifinal Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Lusail Stadium, Qatar, Selasa (13/12/2022) waktu setempat. (AP Photo/Martin Meissner)

Dalam wawancara bersama COPE, De la Fuente mendapat pertanyaan mengenai pemain dunia yang paling ingin direkrut untuk memperkuat Spanyol. Tanpa ragu, ia langsung menyebut nama Alvarez.

Pelatih berusia 64 tahun itu melihat Alvarez sebagai pemain yang mampu memberikan dampak besar bagi La Roja. Kemampuan dan karakter bermain sang penyerang dianggap sangat sesuai dengan sistem yang diusungnya.

“Saya pikir dia adalah pemain yang luar biasa. Ternyata saya tidak terlalu salah ketika memilihnya dalam voting beberapa tahun lalu,” kata De la Fuente.

“Untuk ide permainan saya, Julian akan sangat cocok. Dia akan menjadi pesepak bola yang sangat penting,” ujar De la Fuente.


Tetap Memilih Alvarez di Atas Mbappe dan Vinicius

Pemain Timnas Argentina, Julian Alvarez (kiri) berebut bola dengan pemain Timnas Australia, Aziz Behich dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Ahmad Bin Ali Stadium, Doha, Qatar, Minggu (4/12/2022) dini hari WIB. (AP/Thanassis Stavrakis)

Kekaguman De la Fuente terhadap Alvarez ternyata bukan hal baru. Ia sudah lama menaruh perhatian kepada mantan penyerang Manchester City tersebut sejak membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.

Meski mengakui kualitas sejumlah pemain elite dunia, De la Fuente tetap menempatkan Alvarez sebagai pilihan utamanya. Ia menilai fleksibilitas dan etos kerja Alvarez menjadi nilai tambah yang sangat penting.

“Mbappe, Vinicius, dan banyak pemain lainnya juga luar biasa,” tutur De la Fuente.

“Namun dalam ide permainan saya, Julian sangat cocok,” tambah De la Fuente.


Jelaskan Alasan Memilih Alvarez dalam Voting FIFA

Penyerang Timnas Argentina, Julian Alvarez (tengah) saat mengikuti sesi latihan untuk turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 di Pusat Pelatihan Sporting KC, Kansas City pada Kamis 11 Juni 2026. (JUAN MABROMATA/AFP)

Pilihan De la Fuente terhadap Alvarez pada ajang FIFA The Best sempat menuai kritik. Banyak pihak mempertanyakan keputusannya yang tidak menempatkan Messi sebagai pilihan utama setelah Argentina menjuarai Piala Dunia.

Namun, De la Fuente menegaskan bahwa pilihannya murni didasarkan pada penilaian sepak bola. Ia menilai Alvarez memiliki kualitas yang sangat ia sukai sebagai seorang pelatih.

“Masalahnya dengan Julian Alvarez adalah karena saya menyukainya. Apa yang bisa saya katakan? Saya tidak minum alkohol, saya benar-benar sadar saat membuat pilihan itu,” jelas De la Fuente.

“Saya menyukainya, dan apakah dia juara dunia? Ya. Apakah pemain lain yang disebut orang-orang juga juara dunia? Saya tahu. Seperti yang saya katakan, saya hanya merasa ingin memilihnya. Messi menjuarai Piala Dunia dan dia adalah yang terhebat, tentu saja. Namun saya tidak merasa ingin memilihnya, saya merasa ingin memilih Julian,” tegas De la Fuente.


Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya