Ekuador vs Curacao: Bangkit dan Menjaga Asa

Ekuador vs Curacao pada matchday kedua Grup E Piala Dunia 2026 menjadi laga penting bagi La Tri untuk bangkit setelah kalah dari Pantai Gading.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 19 Juni 2026, 18:24 WIB
Amad Diallo #15 dari Pantai Gading merayakan gol pertama timnya selama pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Pantai Gading dan Ekuador di Stadion Philadelphia pada 14 Juni 2026 di Philadelphia, Pennsylvania. (Kevin C. Cox/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laga Ekuador vs Curacao akan menjadi salah satu pertandingan penting pada matchday kedua Grup E Piala Dunia 2026. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Kansas City Stadium pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.

Ekuador datang ke pertandingan ini dengan tekanan besar setelah menelan kekalahan pertama dalam dua tahun terakhir. Hasil negatif lawan Pantai Gading membuat peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya tidak boleh kembali terganggu.

Di atas kertas, La Tri lebih diunggulkan dibanding Curacao yang menjalani debut di putaran final Piala Dunia. Namun, tim asal Karibia itu telah menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan kepada lawan yang lebih kuat.


Ekuador Berusaha Bangkit Setelah Kekalahan Menyakitkan

Pantai Gading Vs Ekuador - Piala Dunia 2026 Grup E.

Sebelum tumbang dari Pantai Gading, Ekuador menjalani rangkaian 19 pertandingan tanpa kekalahan. Dalam periode tersebut, tim asuhan Sebastian Beccacece juga mencatatkan 13 laga tanpa kebobolan.

Catatan impresif itu hampir berlanjut saat menghadapi Pantai Gading pada laga pembuka Grup E. Akan tetapi, gol menit akhir Amad Diallo membuat Ekuador harus menutup laga tanpa poin.

Kekalahan tersebut menjadi alarm bagi La Tri menjelang pertandingan kedua. Mereka membutuhkan kemenangan agar tidak berada dalam posisi sulit sebelum menghadapi Jerman pada laga terakhir fase grup.

Situasi di Grup E juga membuat tiga poin menjadi target mutlak bagi Ekuador. Dengan Jerman dan Pantai Gading sama-sama meraih kemenangan pada laga pertama, kemenangan akan membantu La Tri menjaga jarak dengan para pesaingnya.


Curacao Ingin Hadirkan Kejutan di Kansas City

Para pemain Curaçao bereaksi setelah kalah dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Curaçao di Stadion Houston, Houston, pada 14 Juni 2026. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)

Meski kalah telak 1-7 dari Jerman pada laga pembuka, Curacao sempat menunjukkan organisasi permainan yang cukup baik. Mereka mampu menahan juara dunia empat kali itu selama 38 menit sebelum kebobolan.

Tim asuhan Dick Advocaat bahkan sempat memberikan perlawanan yang membuat Jerman kesulitan menciptakan peluang bersih pada fase awal pertandingan. Namun, dua gol menjelang turun minum mengubah jalannya laga secara drastis.

Curacao kini dituntut menjaga intensitas permainan lebih lama saat menghadapi Ekuador. Pengalaman yang masih terbatas di level tertinggi menjadi tantangan besar bagi skuad berjuluk Pantera Negra tersebut.

Di sisi lain, Ekuador diperkirakan tampil lebih agresif karena tidak ingin kembali kehilangan poin. Motivasi untuk memperbaiki kesalahan dari laga sebelumnya dapat menjadi modal penting bagi wakil Amerika Selatan itu.

Jika mampu tampil sesuai kualitas terbaiknya, Ekuador memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan pertama di Piala Dunia 2026. Namun, Curacao tetap berpotensi memberikan kejutan apabila mampu mempertahankan disiplin permainan sepanjang 90 menit.

Sumber: Sports Mole

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya