Prediksi Amerika Serikat vs Australia: Euforia Tuan Rumah

Amerika Serikat dan Australia bertemu di Seattle Stadium dalam laga Grup D Piala Dunia 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 18 Juni 2026, 20:30 WIB
Folarin Balogun dari Amerika Serikat, di tengah, merayakan gol ketiga timnya melawan Paraguay bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Andre Penner)

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat dan Australia saling berhadapan dalam lanjutan Grup D Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Sabtu (20/6/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama berambisi mempertahankan awal sempurna mereka di turnamen ini dan mengamankan posisi di babak 32 besar.

AS dan Australia sama-sama mengawali kampanye mereka dengan kemenangan meyakinkan. Tuan rumah berhasil meraih kemenangan telak 4-1 atas Paraguay, sementara Australia mencatat kemenangan mengejutkan 2-0 atas Turki.

Pertandingan ini juga diwarnai bumbu persaingan, mengingat beberapa pengamat sepak bola Amerika Serikat sempat meremehkan Australia. Mereka menggambarkan Socceroos sebagai "tim rata-rata", bahkan memprediksi Australia akan finis di dasar grup.


Kemenangan Meyakinkan Amerika Serikat dan Catatan Sejarah

Winger Timnas Amerika Serikat, Christian Pulisic, tampil impresif ketika membantu timnya meraih kemenangan 4-1 atas Paraguay di Los Angeles Stadium, Jumat (13/06/2026) pagi WIB. Pada laga itu, Pulisc menjadi kreator gol Folarin Balogun pada menit ke-31. (Dean Mouhtaropoulos / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Tim berjuluk The Stars and Stripes menunjukkan performa impresif saat mengalahkan Paraguay 4-1 di laga pembuka. AS unggul cepat pada menit ketujuh melalui gol bunuh diri Damian Bobadilla.

Kemudian, Folarin Balogun mengumumkan dirinya di panggung global dengan mencetak dua gol pada menit ke-31 dan ke-50, menjadikannya pemain kedua dalam sejarah negara tersebut yang mencetak lebih dari satu gol dalam pertandingan Piala Dunia.

Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mauricio pada menit ke-73, namun Giovanni Reyna menutup kemenangan telak dengan gol pada menit ke-98. Menjelang Piala Dunia 2026, banyak yang mempertanyakan apakah tim asuhan Mauricio Pochettino bisa melaju jauh dalam kompetisi.

Namun, tanda-tanda menggembirakan terlihat dalam pertandingan pemanasan, termasuk kemenangan 3-2 atas Senegal dan kekalahan tipis 2-1 dari Jerman. AS juga memiliki rekor bagus melawan Australia, memenangkan dua pertemuan terakhir, termasuk kemenangan 2-1 pada Oktober 2025. Dalam semua kompetisi, AS mencatat tiga kemenangan dan tiga kekalahan dari enam laga terakhir, dengan satu kemenangan di Piala Dunia.


Performa Defensif Australia yang Solid Melawan Turki

Duel Australia vs Turki ini bisa dibilang berjalan satu arah saja. The Socceroos dipaksa bermain bertahan oleh The Crescent-Stars selama pertandingan berlangsung. (AP Photo/Emma Peterson)

Australia berhasil mencatat kemenangan mengejutkan 2-0 atas Turki, dengan gol-gol dicetak oleh Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe. Kemenangan ini terbilang istimewa karena Australia berada di bawah tekanan besar sepanjang pertandingan, hanya menguasai 28% bola dan melepaskan sembilan tembakan berbanding 30 tembakan lawan.

Penampilan defensif yang tangguh ditunjukkan oleh kiper Patrick Beach, yang melakukan delapan penyelamatan dalam debut kompetitifnya untuk tim nasional. Kemenangan tersebut memberikan dorongan kepercayaan diri yang besar bagi Australia, terutama dengan pengetahuan bahwa kemenangan pada hari Jumat akan hampir memastikan tempat mereka di babak 32 besar.

Lanjut Baca:

Australia juga memiliki rekor satu kemenangan di Piala Dunia, dan secara keseluruhan di semua kompetisi mereka mencatat tiga kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan dari enam pertandingan terakhir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya