Liputan6.com, Jakarta - Hari Asyura merupakan hari kesepuluh di bulan Muharram yang memiliki keutamaan besar. Tak pelak memasuki awal tahun Hijriah, banyak umat Islam yang bertanya mengenai 10 Muharram baca apa untuk memaksimalkan ibadah di hari istimewa tersebut.
Hari Asyura ini diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk bermunajat dan memperbanyak doa kepada Sang Pencipta. Di antara anjuran utama pada hari tersebut adalah memperbanyak istighfar dan dzikir.
Advertisement
Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Latha'if al-Ma'arif menjelaskan bahwa Asyura merupakan hari besar di mana terjadi peristiwa dahsyat pada zaman nabi-nabi terdahulu. diampuninya dosa para nabi terdahulu. Inilah yang membuat Asyura menjadi hari istimewa.
Merujuk ebook Bimbingan Islam Seputar Bulan Muharram, Tim Bimbingan Islam, Yayasan Bimbingan Islam, Buku Muharram Bulan Keramat, Mitos atau Realita, Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman, Buku Keutamaan Asyura dan Bulan Muharram, Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, dan sumber lainnya, berikut ini adalah bacaan pada 10 Muharram.
1. Doa Asyura dari Kitab Kanzun Najah wa Surur
Doa pertama ini termaktub dalam kitab Kanzun Najah wa Surur karya Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus. Doa ini merupakan salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Asyura.
Bacaan Arab: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ, لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّاَ إِلَيْهِ, سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَآمَّاتِ كُلِّهَا, نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلَّهَا بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلّاَ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ, نِعمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Bacaan Latin: Bismillahirrahmanirrahīm. Washallallāh ala sayyidinā Muhammadin wa 'ala ālihi wa shahbihi wa sallam. Subhānallahi milal mīzāni wa munthal ilmi wa mablaghar ridhā wa zinatal arsy, lā maljaa wa lā manja minallāhi illā ilaihi, subhānallāhi adadas syafi wal watri wa adada kalimātillāhit tāmmāti kullihā, nasalukas salāmata kullihā birahmatika yā arhamar rāhimīn, wa lā hawla wa lā quwwata illa billāhil aliyyil adzīm. Wa huwa hasbunā wa ni'mal wakīl, ni'ma al-mawlā wa ni'ma an-nashīr. Wa shallallāh alā nabiyyinā khairi khalqihi sayyidinā muhammadin wa 'ala ālihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya. Maha Suci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, dan sebesar timbangan 'Arsy. Tiada tempat berlindung dan tiada tempat menyelamatkan diri dari Allah kecuali kepada-Nya. Maha Suci Allah sejumlah bilangan genap dan ganjil, dan sejumlah kalimat-kalimat Allah yang sempurna seluruhnya. Kami memohon keselamatan sepenuhnya dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Cukuplah Allah bagi kami, dan Dialah sebaik-baik wakil, sebaik-baik pelindung, dan sebaik-baik penolong. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada Nabi kami, sebaik-baik makhluk-Nya, junjungan kami Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya."
2. Doa Zikir Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir
Doa-doa ini merupakan rangkaian dzikir yang dianjurkan dibaca pada hari Asyura. Bacaan ini dapat dibaca dengan mengganti kalimat tasbih dengan tahmid, tahlil, dan takbir.
1. Bacaan Tasbih (سُبْحَانَ اللهِ)
Arab: سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Latin: Subhânallâhi mil-al mîzani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.
Artinya: "Mahasuci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'Arsy."
2. Bacaan Tahmid (وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ)
Arab: وَالْحَمْدُ ِللّٰهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Latin: Walhamdulillâhi mil-al mizani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.
Artinya: "Segala puji bagi Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'Arsy."
3. Bacaan Tahlil (لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ)
Arab: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Latin: Lailahaillallâhu mil-al mizani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'Arsy."
4. Bacaan Takbir (اَللهُ أَكْبَرُ)
Arab: اَللهُ أَكْبَرُ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Latin: Allâhu Akbaru mil-al mizani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridha wa adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.
Artinya: "Allah Mahabesar sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'Arsy."
3. Dzikir "Hasbunallah wa Ni'mal Wakil"
Dzikir ini sangat singkat dan mudah dihafal, namun memiliki makna yang dalam. Dzikir ini dianjurkan oleh para ulama untuk dibaca pada hari Asyura.
Bacaan Arab: حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Bacaan Latin: Hasbunallāhu wa ni’mal wakīl, ni’mal maulā wa ni’man nashīr.
Artinya: "Cukuplah Allah sebagai penolong bagi kami, dan Dia adalah sebaik-baik pelindung dan penolong."
Para ulama menganjurkan untuk membaca dzikir ini sebanyak 70 kali pada hari Asyura.
4. Doa Memohon Perlindungan dari Keburukan Tahun Baru
Doa ini dipanjatkan pada malam 10 Muharram untuk memohon perlindungan dari keburukan di tahun yang baru.
Bacaan Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ قَدِيمٌ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، وَسَنَةٌ جَدِيدَةٌ قَدْ أَقْبَلَتْ، نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَنَسْتَكْفِيكَ فَوَاتِهَا وَشُغْلَهَا، فَارْزُقْنَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Bacaan Latin: Allahumma innaka Qadimun, wa hadzal āmu jadidun qad aqbal, wa sanatun jadidatun qad aqbalat, nas’aluka min khoiriha wa na’udzu bika min syarriha, wa nastakfika fawataha wa syuglaha, farzuqnal ishmata minas syaithanir rajim.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Qadim, dan ini adalah tahun baru yang telah datang, dan tahun baru telah tiba. Kami memohon segala kebaikan-kebaikan tahun ini, dan kami mohon perlindungan dari segala keburukan tahun ini, dan kami memohon kecukupan dari kesia-siaan dan kesibukannya. Maka berilah kami perlindungan dari setan yang terkutuk."
5. Doa Sapu Jagat
Doa ini merangkum permohonan perlindungan dengan menyebut berbagai peristiwa besar para nabi yang terjadi pada hari Asyura.
Bacaan Arab: اَللَّهُمَّ يَا مُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ، وَيَا مُخْرِجَ ذِي النُّوْنِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا جَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا غَافِرَ ذَنْبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا كَاشِفَ ضُرِّ أَيُّوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا مُسْمِعَ دُعَاءِ مُوْسَى وَهَارُوْنَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، يَا مَنْ خَلَقَ رُوْحَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ﷺ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، يَا إِلَهَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، اقْضِ حَوَائِجَنَا فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَأَطِلْ أَعْمَارَنَا فِي طَاعَتِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَأَحْيِنَا حَيَاةً طَيِّبَةً، وَأَمِتْنَا عَلَى اْلإِسْلاَمِ وَاْلإِيْمَانِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Artinya: "Ya Allah, Yang melepaskan setiap kesulitan, wahai Yang mengeluarkan Dzun Nun (Nabi Yunus) pada hari Asyura, wahai Yang mengumpulkan keluarga Nabi Ya'qub pada hari Asyura, wahai Yang mengampuni Nabi Dawud pada hari Asyura, wahai Yang melepaskan kesulitan Nabi Ayyub pada hari Asyura, wahai Yang mendengar doa Nabi Musa dan Nabi Harun pada hari Asyura, wahai Yang menciptakan ruh Nabi Muhammad ﷺ pada hari Asyura, wahai Tuhan dunia dan akhirat, Tiada Tuhan selain Engkau. Tunaikanlah hajat-hajat kami di dunia dan akhirat, panjangkanlah umur kami dalam ketaatan kepada-Mu, mahabbah (cinta)-Mu, dan keridhaan-Mu, wahai Yang Pengasih di antara yang mengasihi. Dan hidupkanlah kami dengan kehidupan yang baik, dan matikanlah kami dalam agama Islam dan iman, wahai Yang Pengasih di antara yang mengasihi. Semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, dan ke atas keluarga dan sahabat beliau, dan segala pujian bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam."
6. Doa Buka Puasa Asyura
Bagi yang melaksanakan puasa sunnah pada 10 Muharram, berikut doa yang dianjurkan untuk dibaca saat berbuka:
Bacaan Arab: اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Bacaan Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, serta dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
Pertanyaan Seputar 10 Muharram Baca Apa
Apa yang dibaca saat malam 10 Muharram?
Umat muslim juga dianjurkan membaca doa Asyura yang berbunyi "Hasbunallaah wan mal wakil, ni mal maulaa wani man nashiir.
Zikir apa yang paling dahsyat?
Dalam Islam, zikir yang paling dahsyat dan utama bukanlah ditentukan oleh panjang atau banyaknya, melainkan keikhlasan dan tingkat pemahamannya.
Apa yang sebaiknya dipanjatkan pada tanggal 10 Muharram?
Lakukan shalat sunnah 2 rakaat setelah mandi. Pada setiap rakaat bacalah Surah Al-Fatihah sekali, Surah Al-Iklas 10 kali. Setelah selesai shalat, bacalah Ayat Al-Kursi sekali dan Shalawat Ibrahim 9 kali, kemudian doa pada hari Asyura.
Minum susu putih 1 Muharram jam berapa?
Waktu terbaik untuk minum susu putih pada malam 1 Muharram adalah setelah waktu Maghrib hingga sebelum masuk waktu Subuh. Amalan ini merupakan bentuk tafa'ul (mengharapkan kebaikan), di mana susu putih melambangkan harapan agar sepanjang tahun yang baru diberikan hati yang bersih dan penuh keberkahan.