Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Jelang Piala Dunia 2026

Thomas Partey dipastikan absen membela Ghana pada laga pembuka Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk Kanada

oleh Asad ArifinDiterbitkan 17 Juni 2026, 08:39 WIB
Bintang Arsenal, Thomas Partey total tampil dalam 4 edisi Piala Afrika bersama Timnas Ghana pada 2017, 2019, 2021 dan 2023. Pada edisi 2023 ia sama sekali tak dimainkan karena masih dalam kondisi cedera. Belum sekalipun mencicipi gelar juara, prestasi terbaiknya adalah satu kali menjadi peringkat keempat pada edisi 2017 setelah kalah 0-2 dari Kamerun di semifinal dan takluk 0-1 dari Burkina Faso pada perebutan tempat ketiga. (AFP/Khaled Desouki)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Ghana harus menghadapi tantangan besar bahkan sebelum memainkan laga pertamanya di Piala Dunia 2026. Salah satu pemain paling berpengalaman mereka, Thomas Partey, dipastikan tidak bisa memperkuat tim saat menghadapi Panama.

Ghana dijadwalkan bertemu Panama pada laga pembuka Grup di Toronto Stadium, Kamis (18/6) pagi WIB. Namun, Partey tidak akan berada di lapangan setelah otoritas Kanada menolak izin masuk untuk sang gelandang.

Kasus ini sempat memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Akan tetapi, penolakan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan politik maupun hubungan antarnegara.

Masalah yang dihadapi Partey berhubungan dengan proses hukum yang masih berlangsung di Inggris. Situasi itu membuat mantan pemain Arsenal tersebut tidak memenuhi syarat untuk memasuki wilayah Kanada menjelang pertandingan Piala Dunia 2026.


Ditolak Masuk Kanada Jelang Laga Ghana vs Panama

Pemain Villarreal, Thomas Partey, duduk di bangku cadangan saat pertandingan Liga Champions melawan Tottenham Hotspur di London, Selasa (16/9/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Menurut putusan yang muncul dalam proses banding di pengadilan federal Ottawa, Partey ditolak masuk ke Kanada setelah memberikan keterangan yang dinilai tidak sesuai terkait riwayat hukum yang sedang dihadapinya. Situasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi otoritas imigrasi untuk menolak permohonannya.

Ghana sempat mengajukan permintaan agar Partey diberikan izin masuk sementara guna membela tim nasional pada pertandingan melawan Panama. Namun, upaya tersebut tidak berhasil setelah pengadilan mempertahankan keputusan yang telah diambil sebelumnya.

Dokumen putusan menyebut bahwa pemohon tidak mengungkapkan secara lengkap fakta terkait sejumlah dakwaan pidana yang sedang diproses di Inggris. Karena itu, pengadilan menilai tidak terdapat dasar yang cukup kuat untuk membatalkan penolakan visa tersebut.

Partey saat ini menghadapi proses hukum di Inggris dan telah menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang dikenakan kepadanya. Mantan gelandang Arsenal itu dijadwalkan menjalani persidangan pada tahun depan.


Kanada Tegaskan Aturan Imigrasi Berlaku untuk Semua Orang

Jersey Timnas Ghana. (Foto: akun Instagram Official Account Of Ghana Senior National Team @blackstarsofghana_)

Otoritas Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang besar seperti Piala Dunia tidak mengubah aturan yang berlaku. Setiap permohonan visa tetap diproses berdasarkan ketentuan hukum yang sama.

"Setiap orang yang ingin datang ke Kanada dinilai secara individual, berdasarkan fakta yang tersedia dan hukum yang berlaku," ucapnya kepada BBC Sport.

Dalam korespondensi resmi yang dikutip sejumlah dokumen pengadilan, pejabat IRCC juga mempertanyakan kelengkapan dan kejujuran informasi yang diberikan dalam proses permohonan visa. Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

Pengadilan turut mencatat bahwa berdasarkan aturan imigrasi Kanada, keberadaan alasan yang masuk akal untuk meyakini suatu pelanggaran telah terjadi dapat menjadi dasar penolakan masuk.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya