Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait kenaikan harga BBM kerap beredar di masyarakat, memicu keresahan dan kebingungan. Informasi bohong ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari memanipulasi judul artikel hingga tips mehadapi momen tersebut.
Penyebaran informasi yang tidak akurat ini seringkali memanfaatkan momen-momen tertentu, seperti saat kenaikan harga BBM diputuskan, untuk menciptakan narasi yang sensasional. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan kritis dalam menyaring setiap informasi yang diterima, serta memverifikasi kebenarannya melalui sumber-sumber resmi.
Advertisement
Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks yang memanfaatkan momen kenaikan harga BBM, simak daftarnya.
Artikel Jubir ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar Saat Pertamax Naik Harga
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Jubir Kementerian ESDM meminta masyarakat memakai solar setelah Pertamax naik harga. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya Threads. Akun itu mempostingnya pada 14 Juni 2026.
Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel berjudul:
"Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter. Dwi Anggia, selaku Jubir Menteri ESDM: Ada Solar Yang Murah, Pakai Itu Saja. Sama-Sama BBM kan?"
Akun itu menambahkan narasi:
"Uang pajakmu yang semakin mencekik itu, selain dikorupsi juga buat menggaji orang-orang kualitas rendahan seperti ini".
Lalu benarkah postingan artikel Jubir Kementerian ESDM meminta masyarakat memakai solar setelah Pertamax naik harga? Simak dalam artikel berikut ini...
Volta Bagikan Motor Listrik Gratis Karena Harga BBM Naik
Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Volta membagikan motor listrik gratis karena harga BBM yang naik. Postingan itu beredar sejak beberapa hari lalu.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 5 September 2022.
Berikut isi postingannya:
"Dengan harga Bensin yang terus naik, Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan menyumbangkan 115 Unit motor listrik yang tidak dapat dijual karena sedikit goresan dan kerusakan ringan, semua motor berfungsi dengan baik, jadi kami akan mengirimkannya secara acak kepada semua orang di facebook yang berhasil menulis "SAYA MAU". Silahkan buka pesan inbox anda,dan ikuti petunujuknyauntuk validasi entri Anda ! sampai tanggal 10 september pukul 4 sore!"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Volta membagikan motor listrik gratis karena harga BBM yang naik? Simak hasil penelusurannya di sini...
Tips Menyiasati Pengisian BBM saat Harga Naik Ini Tidak Benar
Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi tips menyiasati pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) saat harga naik. Kabar tersebut beredar di aplikasi percakapan WhatsApp.
Berikut informasi tips menyiasati pengisian BBM saat harga naik.
"Tip/Mensiasati Harga BBM naik:
1. Jgn isi bbm disaat siang hari,karena kita akan mendptkan minyak+angin,uap udara. karena semua SPBU meletakkan tangki penyimpanannya di bwh tanah
2. Jangan beli dengan harga nominal genap,contoh beli 50 ribu,100 ribu,200 ribu. dan itu sdh pasti petugas SPBU akan mencet tombol yg disamping angka ada,misal F1,F2,F3,F4,F5 Atan P1,P2,P3,P4,P5 Dan itu sdh dipastikan tombol F atau P sdh diset literan nya tidak akurat oleh pemilik SPBU,Belilah dgn nominal ganjil misal 102 ribu atau 205 ribu atau 52 ribu agar petugas mengetik manual.
3. Belilah BBM Dipagi hari sebelum matahari tinggi atau pada malam hari atau saat hujan. Dan itu pasti bobot minyak yg kita dptkan padat keluar dr selangnya.
Semoga bermanfaat u teman2 semua."
Benarkah informasi tips menyiasati pengisian BBM saat harga naik? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com di sini.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.