Meksiko vs Afrika Selatan: Bafana Bafana Harus Belajar dari Kekalahan

Ronwen Williams menilai Afrika Selatan mendapat pelajaran berharga usai kalah dari Meksiko. Bafana Bafana bertekad bangkit pada laga berikutnya.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 12 Juni 2026, 11:11 WIB
Kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, melepas sarung tangannya seusai pertandingan Grup A Piala Dunia melawan Meksiko di Mexico City, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Liputan6.com, Jakarta - Ronwen Williams mengakui Afrika Selatan mendapat pelajaran penting setelah kalah 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Sang kapten menilai timnya harus belajar dari kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan.

Afrika Selatan tidak mampu membendung permainan tuan rumah yang tampil efektif di Stadion Azteca, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Julian Quinones dan Raul Jimenez menjadi pencetak gol yang memastikan kemenangan Meksiko.

Laga tersebut juga diwarnai tiga kartu merah. Afrika Selatan harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah Sphephelo Sithole dan Themba Zwane diusir wasit, sementara Cesar Montes menerima kartu merah dari kubu Meksiko.

Hasil tersebut membuat Afrika Selatan berada di dasar klasemen Grup A. Bafana Bafana kini mengalihkan fokus ke pertandingan melawan Ceko pada 18 Juni sebelum menghadapi Korea Selatan pada 25 Juni.


Afrika Selatan Belajar dari Kesalahan

Julian Quinones berhasil mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama di Piala Dunia 2026 setelah sukses membobol gawang Afrika Selatan pada menit kesembilan. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Williams menilai timnya dihukum oleh lawan setelah melakukan sejumlah kesalahan di pertandingan. Menurutnya, level kompetisi Piala Dunia membuat setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Kiper berusia 34 tahun itu juga menyadari Afrika Selatan masih harus beradaptasi dengan atmosfer dan kualitas persaingan di turnamen terbesar dunia. Apalagi, timnya sudah sangat lama tidak tampil di panggung Piala Dunia.

"Jika Anda membuat kesalahan, mereka akan menghukum Anda. Mereka akan menyakiti Anda di level seperti ini," tutur Williams.

"Saya pikir yang paling penting adalah sekarang kami tahu apa yang kami hadapi, karena kami tidak terbiasa dengan situasi ini. Kami sudah sangat lama tidak menjadi bagian dari Piala Dunia," lanjut Williams.


Tetap Berjuang dan Menatap Laga Berikutnya

Gelandang Timnas Meksiko, Gilberto Mora, menyandang status sebagai pemain termuda di Piala Dunia 2026. Mora turut tampil ketika Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia tahun ini di Mexico City Stadium, Jumat (12/06/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Meski tertinggal dan harus bermain dengan sembilan orang, Afrika Selatan tetap berusaha memberikan perlawanan hingga peluit akhir berbunyi. Williams melihat semangat juang rekan-rekannya tetap terjaga meski berada dalam situasi sulit.

Bafana Bafana bahkan masih mampu menciptakan beberapa peluang sepanjang pertandingan. Karena itu, Williams yakin timnya bisa tampil lebih baik pada dua laga berikutnya di fase grup.

"Kami sempat tertinggal, tetapi kami terus berjuang. Kami tidak memberikan apa pun kepada mereka di penghujung pertandingan," ungkap Williams.

"Kami juga memiliki beberapa peluang yang cukup baik. Kami akan terus berjuang, kami akan terus melangkah sebagai sebuah tim, dan kami akan menjadi lebih baik," pungkas Williams.

Sumber: FIFA


Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya