Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Inggris Sudah Jadwalkan Parade Juara

Meskipun Inggris belum meraih gelar juara, rencana untuk parade kemenangan Piala Dunia 2026 telah disiapkan.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 10 Juni 2026, 16:00 WIB
Penggemar bersorak gembira saat timnas putri Inggris melintas dalam parade kemenangan di The Mall, dekat Istana Buckingham, London, pada 29 Juli 2025 untuk merayakan keberhasilan mereka di Euro.

Liputan6.com, Jakarta - Harapan untuk melihat Timnas Inggris meraih gelar juara di Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya dirasakan oleh para pemain saja.

Pemerintah Inggris pun dilaporkan telah menyiapkan rencana untuk menggelar parade kemenangan yang diperkirakan menelan biaya sekitar 500 ribu poundsterling (setara dengan Rp 12,1 miliar) jika Harry Kane dan rekan-rekannya berhasil membawa pulang trofi juara.

Menurut informasi yang disampaikan oleh The Sun, Kementerian Kebudayaan, Media, dan Olahraga Inggris (DCMS) sedang merancang rencana perayaan yang spektakuler untuk Timnas Inggris jika mereka sukses menjadi juara dunia pada musim panas ini.

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, tengah berusaha untuk mencapai prestasi yang belum pernah diraih oleh negara tersebut selama enam puluh tahun terakhir.

Apabila ia berhasil membawa The Three Lions menjadi juara, maka ia akan tercatat sebagai pelatih pertama yang mampu mengantarkan Inggris meraih gelar Piala Dunia sejak tahun 1966.

Optimisme menyelimuti langkah Inggris menuju turnamen ini. Mereka dianggap sebagai salah satu favorit juara setelah tergabung dalam Grup H bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.


Ide tentang Parade

Para penggemar melambaikan tangan ke arah bus yang membawa para pemain dan staf selama perayaan kemenangan kepulangan timnas putri Inggris di The Mall di luar Istana Buckingham di London pada 29 Juli 2025 setelah tim tersebut memenangkan Euro 2025. (Adam Davy/POOL/AFP)

Namun, tantangan diprediksi akan semakin sulit pada tahap gugur. Tim-tim seperti Spanyol, Prancis, dan Argentina juga merupakan favorit untuk melaju jauh hingga perebutan gelar juara. Final Piala Dunia 2026 direncanakan akan berlangsung pada tanggal 19 Juli di New Jersey, Amerika Serikat. Menurut laporan dari The Sun, DCMS sedang mempersiapkan kemungkinan untuk mengadakan parade kemenangan pada minggu berikutnya jika Inggris berhasil meraih gelar juara.

Beberapa pejabat dari Whitehall dilaporkan telah melakukan pembicaraan informal dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengenai cara untuk mengatur kerumunan yang bisa mencapai jutaan orang. Rencana perayaan ini diperkirakan akan mirip dengan parade yang diadakan untuk Timnas Putri Inggris setelah mereka menjuarai Euro 2025. Dengan persiapan yang matang, diharapkan perayaan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi semua pihak yang terlibat.


Estimasi Biaya Capai Rp 12 Miliar

Di akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia Grup K melawan Serbia, Harry Kane (Inggris) menyapa para pendukung di Rajko Mitic Stadium, Beograd, Serbia, pada 9 September 2025. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Rencana yang diajukan ini sangat ambisius, terutama mempertimbangkan bahwa Inggris belum pernah mencapai final Piala Dunia sejak meraih trofi terakhir pada tahun 1966. Meskipun demikian, pemerintah telah mempersiapkan berbagai skenario dari jauh-jauh hari. Proses perencanaan awal bahkan disebut telah menghabiskan anggaran hingga ribuan paun.

Lanjut Baca:

Secara keseluruhan, estimasi biaya untuk parade kemenangan diperkirakan mencapai sekitar 500 ribu poundsterling, yang setara dengan lebih dari Rp12,1 miliar. Angka tersebut dinilai sebanding dengan manfaat positif yang dapat dihasilkan, baik dari segi peningkatan semangat masyarakat maupun potensi pertumbuhan ekonomi yang berasal dari sektor pariwisata. Namun, terdapat beberapa tantangan logistik yang perlu diperhatikan. Semua pemain harus kembali dari Amerika Serikat terlebih dahulu sebelum parade dapat dilaksanakan. Perjalanan udara dari New York menuju London memakan waktu sekitar tujuh jam. Oleh karena itu, kemungkinan besar perayaan tidak dapat dilakukan sehari setelah final dan mungkin harus ditunda hingga pertengahan pekan berikutnya. Tentu saja, semua rencana ini hanya akan terwujud jika Inggris berhasil memenuhi harapan dan menjuarai turnamen tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya