IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS

Jelang penutupan perdagangan saham, Selasa, (9/6/2026), laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tembus 5.700.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:52 WIB
Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin perkasa jelang penutupan perdagangan saham Selasa, (9/6/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah nilai tukar rupiah yang menguat terhadap dolar Amerika Serikat dan seluruh sektor saham melesat.

Mengutip data RTI, saat dipantau pukul 15.44 WIB, IHSG naik 7,03% menjadi 5.717. Indeks saham LQ45 melonjak 7,4% menjadi 566.Seluruh indeks saham acuan terbang.

Pada sesi kedua perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 5.725,12 dan level terendah 5.318,14. Sebanyak 650 saham menguat sehingga angkat IHSG. 102 saham melemah dan 64 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.590.572 kali dengan volume perdagangan saham 41,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 24,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.000.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 9,16%, sektor saham basic mendaki 9,66%, sektor saham industri melonjak 7,98%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 5,45%, sektor saham consumer siklikal menanjak 5,1%, sektor saham kesehatan melompat 3,99%.

Lalu sektor saham keuangan bertambah 6,53%, sektor saham properti menanjak 2,18%, sektor saham teknologi mendaki 2,9%. Kemudian sektor saham infrastruktur bertambah 7,17% dan sektor saham transportasi mendaki 6,17%.

Harga saham AALI naik 2,54% menjadi Rp 6.075 per saham. Saham AALI dibuka stagnan di posisi Rp 5.900 per saham. Harga saham AALI berada di level tertinggi Rp 6.100 dan terendah Rp 5.825 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.006 kali dengan volume perdagangan saham 29.565 saham. Nilai transaksi Rp 17,7 miliar.

Harga saham ANTM naik 13,04% menjadi Rp 2.860 per saham. Harga saham ANTM dibuka naik 40 poin menjadi Rp 2.570 per saham. Saham ANTM berada di level tertinggi Rp 2.910 dan terendah Rp 2.530 per saham. Total frekuensi perdagangan 54.267 kali dengan volume perdagangan saham 2.863.956 saham. Nilai transaksi Rp 794,4 miliar.

Penutupan IHSG pada Sesi Pertama 9 Juni 2026

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada sesi pertama perdagangan saham Selasa, (9/6/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah seluruh sektor saham menghijau dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di 18.135.

Mengutip data RTI, IHSG sesi pertama ditutup melonjak 4,82% menjadi 5.599,74. Indeks saham LQ45 melambung 5,62% menjadi 556,71. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.627,57 dan level terendah 5.318,14. Sebanyak 603 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 118 saham melemah dan 92 saham diam di tempat.  Total frekuensi perdagangan 1.479.785 kali dengan volume perdagangan saham 24,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.160.

Pada sesi pertama, seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 5,08%, sektor saham basic mendaki 5,71%, sektor saham industri melonjak 5,93%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal melambung 4,24%, sektor saham consumer siklikal mendaki 3,89%.

Selanjutnya sektor saham kesehatan naik 1,62%, sektor saham keuangan bertambah 4,17%, sektor saham properti mendaki 3,44%, sektor saham teknologi melambung 1,94%. Kemudian sektor saham infrastruktur naik 4,08% dan sektor saham transportasi bertambah 3,54%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya