Liputan6.com, Purwakarta: Tim Search and Rescue (SAR) gabungan, terdiri dari personil Badan SAR Nasional (Basarnas), Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Jawa Barat, dan Jagawana Departemen Kehutanan Jabar, Ahad (11/2) masih berupaya mengevakuasi lima awak dan penumpang pesawat Helikopter jenis Bell N-412 milik Departemen Kehutanan. Pesawat helikopter naas itu, mengalami musibah di Gunung Pasir Teraje, Pegunungan Burangrang Purwakarta, Jabar, Kamis kemarin.
Para awak dan penumpang yang mendapat musibah antara lain Pilot Bobby, Co pilot Sucahyono Wahyu, Mekanik Jatmiko, serta dua penumpang yang belum diketahui identitasnya. Tim Sar gabungan itu akan terus mengevakuasi kelima orang yang hingga kini masih belum diketahui kondisinya. Celakanya, upaya tersebut tampaknya akan menemui hambatan, karena hujan dan titik lokasi masih diselumuti kabut tebal.
Sementar itu, musibah bermula ketika pesawat helikopter terbang dari Bandar Udara Achmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Dijadwalkan helikopter buatan Industri Pesawat Terbang Nusantara itu, seharusnya tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Namun, sampai waktu yang dijadwalkan, helikopter itu tak juga tiba.
Sebelum dipastikan hilang, Kapten Pilot Boby dan dua awaknya sempat melapor ke menara pengawas: helikopter akan mengisi bahan bakar terlebih dahulu di Lapangan Udara Kalijati, Subang, Jawa Barat. Sayangnya, setelah itu menara pengawas kehilangan kontak.(ANS/Christianto dan Andi Azril)
Para awak dan penumpang yang mendapat musibah antara lain Pilot Bobby, Co pilot Sucahyono Wahyu, Mekanik Jatmiko, serta dua penumpang yang belum diketahui identitasnya. Tim Sar gabungan itu akan terus mengevakuasi kelima orang yang hingga kini masih belum diketahui kondisinya. Celakanya, upaya tersebut tampaknya akan menemui hambatan, karena hujan dan titik lokasi masih diselumuti kabut tebal.
Sementar itu, musibah bermula ketika pesawat helikopter terbang dari Bandar Udara Achmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Dijadwalkan helikopter buatan Industri Pesawat Terbang Nusantara itu, seharusnya tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Namun, sampai waktu yang dijadwalkan, helikopter itu tak juga tiba.
Sebelum dipastikan hilang, Kapten Pilot Boby dan dua awaknya sempat melapor ke menara pengawas: helikopter akan mengisi bahan bakar terlebih dahulu di Lapangan Udara Kalijati, Subang, Jawa Barat. Sayangnya, setelah itu menara pengawas kehilangan kontak.(ANS/Christianto dan Andi Azril)