4 Poin Penting dalam Pertemuan Kim Jong Un-Xi Jinping

Xi Jinping melakukan kunjungan ke Korea Utara selama dua hari. Ini sejumlah poin yang dibahas.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 09 Juni 2026, 14:03 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Dalian, Selasa (8/5). Kunjungan ini dilakukan di tengah perbaikan keadaan di semenanjung Korea. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Liputan6.com, Pyongyang - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menerima kunjungan Presiden China Xi Jinping di Pyongyang, Senin (8/6/2026). Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kumsusan Guesthouse tersebut, Xi menegaskan bahwa hubungan China dan Korea Utara akan tetap kuat terlepas dari dinamika geopolitik global.

Kunjungan Xi ke Pyongyang menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir dan menandai upaya kedua negara mempererat hubungan strategis di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Dalam pertemuan itu, Xi menyampaikan empat pandangan utama yang akan menjadi arah pengembangan hubungan China-Korea Utara ke depan. Berikut ini selengkapnya, dikutip dari laman Antara News, Selasa (9/6).

1. Memperkuat Komunikasi Pemimpin dan Kepercayaan Politik

Xi menekankan pentingnya komunikasi intensif antara para pemimpin kedua negara sebagai fondasi utama hubungan bilateral.

Menurut Xi, arahan strategis dari pemimpin tertinggi merupakan keunggulan terbesar hubungan China dan Korea Utara. Karena itu, ia menyatakan kesiapannya untuk terus menjaga komunikasi erat dengan Kim Jong Un guna memastikan hubungan kedua negara berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, Xi mendorong peningkatan pertukaran antarlembaga partai, termasuk berbagi pengalaman dalam tata kelola pemerintahan, diplomasi, penegakan hukum, dan kerja sama militer.

2. Mendorong Kerja Sama Ekonomi demi Kesejahteraan Rakyat

Poin kedua yang disoroti Xi adalah penguatan kerja sama praktis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

China menyatakan siap memperkuat penyelarasan strategi pembangunan dengan Korea Utara melalui kerja sama di berbagai sektor, seperti perdagangan, pertanian, konstruksi, ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga kesehatan.

Xi menilai kolaborasi ekonomi yang lebih erat dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat kedua negara sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masing-masing.

 

3. Mempererat Hubungan Antar-Masyarakat

Presiden China Xi Jinping dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berjalan sambil berbincang di pantai Dalian, Selasa (8/5). kunjungan kedua Kim ke China terjadi sebelum pertemuannya dengan Donald Trump. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Xi juga menekankan pentingnya menjaga ikatan historis dan emosional antara rakyat China dan Korea Utara.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah merawat situs-situs peringatan Tentara Sukarelawan Rakyat China di Korea Utara serta memperkuat pendidikan sejarah dan nilai-nilai revolusioner kepada generasi muda.

Selain itu, kedua negara berencana meningkatkan pertukaran di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, olahraga, media, serta program kerja sama antardaerah dan kota kembar guna memperdalam hubungan masyarakat kedua negara.

4. Memperkuat Kerja Sama Strategis Global

Poin terakhir yang disampaikan Xi berkaitan dengan kerja sama strategis dalam menghadapi tantangan global.

Xi menegaskan dukungannya terhadap konsep "komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia" serta berbagai inisiatif global yang selama ini didorong Beijing. Menurutnya, China dan Korea Utara perlu bekerja sama untuk mendukung tatanan internasional yang lebih adil dan seimbang.

Dalam konteks tersebut, kedua negara dinilai memiliki kepentingan bersama untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperkuat posisi mereka di tengah perubahan geopolitik dunia.

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan kepada ChinaMenanggapi pernyataan Xi, Kim Jong Un menyebut kunjungan Presiden China tersebut sebagai bentuk perhatian dan persahabatan yang mendalam terhadap Korea Utara.

Kim menegaskan bahwa hubungan Korea Utara dan China merupakan hubungan yang telah teruji oleh waktu dan dibangun atas dasar cita-cita serta kepentingan bersama.

Ia juga menyatakan Korea Utara akan terus berpegang pada prinsip "Satu China" dan mendukung kebijakan Beijing dalam menjaga kepentingan nasionalnya.

Menurut Kim, pengembangan hubungan Korea Utara-China akan tetap menjadi salah satu prioritas strategis utama negaranya. Ia juga berkomitmen memperluas kerja sama dengan China di bidang ekonomi, infrastruktur, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan sosial budaya guna mendukung kemakmuran kedua negara serta stabilitas kawasan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya