Demo DPR, Ribuan Buruh Outsourcing BUMN Ancam Mogok Kerja

Buruh outsourcing dari sejumlah BUMN mengancam mogok kerja jika tuntutan penghapusan outsourcing tidak digubris pemerintah.

oleh Liputan6 diperbarui 16 Des 2013, 13:30 WIB
Unjuk rasa ribuan massa buruh memenuhi jalan di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta. Massa yang tergabung dalam Gerakan Bersama Buruh/Pekerja di Badan Usaha Milik Negara (Geber BUMN) ini mengancam akan mogok kerja jika tuntutan mengenai penghapusan outsourcing tidak digubris pemerintah.

"Kawan-kawan dari Pertamina, apakah siap untuk mogok kerja jika tuntutan tidak didengar? Dari PLN? Dari Telkom?" seru salah satu orator dalam unjuk rasa di Senayan, Senin (16/12/2013).

"Siap!" jawab ribuan buruh outsourcing yang disebut berasal dari 20 BUMN itu.

Menurut orator, status sebagai buruh outsourcing adalah bentuk eksploitasi terhadap tenaga kerja. Dia juga menyebutkan pekerja outsourcing telah diperbudak oleh kaum elite di pemerintah.

Karena itu, mereka dengan tegas akan mogok kerja sampai pemerintah melaksanakan apa yang menjadi tuntutan buruh. Dengan pemogokan itu diharapkan pemerintah bisa merasakan kerugian yang besar atas sikap yang diambil. "Sebab, BUMN tidak akan berjalan tanpa adanya buruh," tegas orator.

Tuntutan demonstran kali ini ditujukan kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dianggap telah gagal menjalankan amanah rakyat untuk mensejahterakan buruh di Indonesia. Apalagi Dahlan tak hadir dalam rapat dengan Panja Outsourcing DPR pada Rabu 13 November lalu. (Ado/Ism)



Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya