Kejagung Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta, Kumpulkan Bukti Korupsi MBG

Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan tim penyidik masih bergerak di lapangan.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 04 Juni 2026, 16:26 WIB
Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Kejaksaan Agung terus mengumpulkan barang bukti dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.

Sejumlah lokasi kembali digeledah tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kamis (4/6/2026). Penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti dalam perkara tersebut.

Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan tim penyidik masih bergerak di lapangan.

"Masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti dengan upaya paksa penggeledahan di beberapa tempat. Sampai sekarang masih berlanjut," kata Syarief di Kejaksaan Agung, Kamis (4/6/2026).

Namun, Syarief belum mengungkap lokasi yang digeledah karena proses masih berlangsung.

Saat ditanya apakah penggeledahan dilakukan di enam lokasi yang sebelumnya telah diperiksa, Syarief menyebut penyidik sudah bergerak ke tempat lain.

"Beralih, masih terus," ujarnya.

Ia juga belum merinci jumlah lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan maupun apakah tempat yang diperiksa berupa rumah pribadi atau kantor perusahaan.

"Nanti kita sampaikan, karena masih berjalan," katanya.

Penggeledahan di Jakarta

Meski demikian, Syarief memastikan seluruh penggeledahan hari ini dilakukan di Jakarta. Menurut dia, dalam dua hingga tiga hari terakhir penyidik bergerak intensif mencari dokumen, barang bukti elektronik, dan alat bukti lain yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi MBG.

"Dua-tiga hari terakhir kami intensif mencari barang bukti dan melakukan penggeledahan di beberapa tempat," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya