Liputan6.com, Surabaya: Pangkalan Armada Kawasan Timur (Armatim) "mempensiunkan" Kapal Republik Indonesia (KRI) Rakatan di Dermaga Ambon, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/4). Kapal berusia 42 tahun ini akan dijadikan sasaran tembak dalam latihan perang TNI Angkatan Laut di wilayah Barat. Menurut Panglima Armatim Laksamana Muda Sosialisman, KRI yang terlibat dalam latihan nanti adalah yang memiliki rudal Harpoon atau Exocet agar dapat tenggelam di laut. Berakhirnya penggunaan KRI Rakatan ditandai dengan upacara militer yang dipimpin Pangarmatim.
KRI Rakatan adalah produksi United Engineering Company Alameda, California, Amerika Serikat, 14 Februari 1942. Selama ini KRI Rakatan sering dilibatkan dalam operasi dan latihan dari 31 komandan. Nama Rakatan diambil dari nama gunung di Selat Sunda, yang meletus amat dahsyat pada 1882 dan menelan banyak korban.
Sebulan lalu, empat KRI juga dipensiunkan karena usianya yang sudah tua. Keempat kapal ini kemudian diberikan kepada negara untuk dilelang, pada bulan kemarin.
Boleh jadi, beberapa kapal perang yang sudah tua tadi dipensiunkan karena pemerintah sudah menemukan gantinya. Pemerintah memang berniat membeli kapal perang jenis corvette dari Belanda untuk mendukung operasi keamanan laut di wilayah NKRI [baca: Pemerintah Akan Membeli Kapal Corvette dari Belanda]. Namun, pembelian alat-alat perang itu masih dalam tahap negosiasi harga.(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)
KRI Rakatan adalah produksi United Engineering Company Alameda, California, Amerika Serikat, 14 Februari 1942. Selama ini KRI Rakatan sering dilibatkan dalam operasi dan latihan dari 31 komandan. Nama Rakatan diambil dari nama gunung di Selat Sunda, yang meletus amat dahsyat pada 1882 dan menelan banyak korban.
Sebulan lalu, empat KRI juga dipensiunkan karena usianya yang sudah tua. Keempat kapal ini kemudian diberikan kepada negara untuk dilelang, pada bulan kemarin.
Boleh jadi, beberapa kapal perang yang sudah tua tadi dipensiunkan karena pemerintah sudah menemukan gantinya. Pemerintah memang berniat membeli kapal perang jenis corvette dari Belanda untuk mendukung operasi keamanan laut di wilayah NKRI [baca: Pemerintah Akan Membeli Kapal Corvette dari Belanda]. Namun, pembelian alat-alat perang itu masih dalam tahap negosiasi harga.(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)