Indonesia Jadi Salah Satu Kontributor Terbesar Program Dam Arab Saudi

Tingginya partisipasi jemaah Indonesia menunjukkan kepercayaan terhadap sistem resmi yang disediakan otoritas Arab Saudi.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 03 Juni 2026, 06:45 WIB
Pengunjung melihat pameran terkait pengelolaan penyembelihan hewan dam dan kurban oleh Adahi di Kantor Pusat Adahi, Makkah, Senin, 1 Juni 2026. (dok. Media Center Haji 2026)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menempatkan diri sebagai salah satu kontributor terbesar dalam program dam resmi Arab Saudi pada musim haji 1447 H/2026 M. Sebanyak hampir 135 ribu jemaah haji Indonesia menyalurkan dam (hadyu) melalui program Adahi, lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi untuk mengelola penyembelihan dan distribusi hewan kurban, serta dam haji.

Koordinator Bidang Bimbingan Ibadah dan Dam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, M. Afief Mundzir, mengatakan bahwa tingginya partisipasi jemaah Indonesia menunjukkan kepercayaan terhadap sistem resmi yang disediakan otoritas Arab Saudi.

“Alhamdulillah, tahun ini jemaah haji kita bisa menyalurkan dam melalui saluran resmi yang ditetapkan otoritas Kerajaan Arab Saudi. Jumlahnya sangat besar dan ini menjadi pembuktian bahwa layanan haji dapat dikelola dengan baik, aman, nyaman, dan akuntabel,” kata Afief saat meninjau fasilitas penyembelihan Adahi di Makkah, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Afief, penggunaan jalur resmi memberikan kepastian bahwa proses penyembelihan berlangsung sesuai ketentuan syariat sekaligus menjamin distribusi daging berjalan secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain memastikan tata kelola yang transparan, program Adahi juga mengarahkan manfaat daging hasil penyembelihan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada musim haji tahun ini, daging dam dari jemaah Indonesia diprioritaskan untuk membantu warga Palestina.

“Sebagaimana tahun lalu, Adahi telah menyalurkan bantuan ke Palestina. Tahun ini, arahan dari Pak Menteri dan Pak Wamen sangat jelas, agar daging dam dari jemaah Indonesia dapat diprioritaskan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.

 

Nilai Tambah

Pengunjung melihat pameran terkait pengelolaan penyembelihan hewan dam dan kurban oleh Adahi di Kantor Pusat Adahi, Makkah, Senin, 1 Juni 2026. (dok. Media Center Haji 2026)

Ia menilai penyaluran tersebut memberi nilai tambah bagi pelaksanaan ibadah haji karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh jemaah yang menunaikan dam, namun juga oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

“Ini menjadi nilai tambah bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi jemaah haji Indonesia, karena ibadah yang mereka tunaikan juga membawa manfaat bagi saudara-saudara yang membutuhkan,” tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya