Liputan6.com, Poso: Aksi teror kembali terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Sejumlah orang tak dikenal melepaskan tembakan ke arah Gereja Pantekosta Tabernakel, Dusun Maranda, Desa Kilo, Poso Pesisir, Sabtu (10/4), dan melukai sedikitnya tujuh orang.
Menurut Juru Bicara Komando Operasi Pemulihan Keamanan "Sintuwu Maroso" Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi Agil Assegaf, penembakan dilakukan lebih dari dua orang yang mengendarai sepeda motor. Tujuh orang yang menjadi korban adalah mereka yang tengah bersiap-siap menyambut perayaan Paskah pada Ahad ini. Masing-masing bernama Shela Maatonang (4), Ny. Doerkas Tulung (45), Nn. Devi Gorigi (29), Ny. Sunce Inggolawa (34), Dibet Matoneng (47), Rizal Watoneng (24), serta Hendrik Pau (49). Saat ini, ketujuh korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Poso.
Dalam dua pekan terakhir, peristiwa teror serupa marak di daerah bekas konflik Poso ini. Tercatat dua warga sipil tewas dan seorang luka-luka. Padahal, seperti diketahui, berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan melibatkan berbagai pihak untuk memulihkan keamanan di kawasan itu. Belum lama berselang, sebuah tim gabungan yang melibatkan masyarakat dan aparat keamanan menemukan 20 senjata api rakitan, ratusan amunisi, dan 60 bom rakitan [baca: Puluhan Bom Rakitan Ditemukan di Poso].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
Menurut Juru Bicara Komando Operasi Pemulihan Keamanan "Sintuwu Maroso" Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi Agil Assegaf, penembakan dilakukan lebih dari dua orang yang mengendarai sepeda motor. Tujuh orang yang menjadi korban adalah mereka yang tengah bersiap-siap menyambut perayaan Paskah pada Ahad ini. Masing-masing bernama Shela Maatonang (4), Ny. Doerkas Tulung (45), Nn. Devi Gorigi (29), Ny. Sunce Inggolawa (34), Dibet Matoneng (47), Rizal Watoneng (24), serta Hendrik Pau (49). Saat ini, ketujuh korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Poso.
Dalam dua pekan terakhir, peristiwa teror serupa marak di daerah bekas konflik Poso ini. Tercatat dua warga sipil tewas dan seorang luka-luka. Padahal, seperti diketahui, berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan melibatkan berbagai pihak untuk memulihkan keamanan di kawasan itu. Belum lama berselang, sebuah tim gabungan yang melibatkan masyarakat dan aparat keamanan menemukan 20 senjata api rakitan, ratusan amunisi, dan 60 bom rakitan [baca: Puluhan Bom Rakitan Ditemukan di Poso].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)