Timnas Inggris Diminta Cadangkan Jude Bellingham di Piala Dunia 2026, Kenapa?

Legenda Timnas Inggris, Alan Shearer menilai Morgan Rogers lebih cocok jadi starter di Piala Dunia 2026 ketimbang Jude Bellingham

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 02 Juni 2026, 14:29 WIB
Pelatih kepala timnas Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel (kanan), berbicara kepada gelandang Inggris nomor 10, Jude Bellingham, saat ia bersiap memasuki lapangan dalam pertandingan persahabatan internasional antara Inggris dan Senegal di stadion City Ground, Nottingham, pada 10 Juni 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda timnas Inggris, Alan Shearer, kembali memicu perdebatan menjelang Piala Dunia 2026 setelah menyatakan bahwa Jude Bellingham seharusnya tidak masuk dalam susunan pemain utama pada laga pembuka The Three Lions. Ia menilai ada pemain lain yang lebih cocok dengan skema Timnas Inggris saat ini. 

Pernyataan tersebut menjadi lanjutan dari pandangan Shearer sebelumnya yang menekankan pentingnya membangun tim yang mampu memaksimalkan kualitas Harry Kane di lini depan. Menurutnya, pemilihan pemain harus didasarkan pada kebutuhan taktis tim, bukan semata-mata reputasi individu.

Meski Bellingham saat ini dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, Shearer menilai sang pemain kurang cocok jika dimainkan bersama Harry Kane. Ia merasa sosok Morgan Rogers lebih cocok untuk mengisi peran tersebut demi menjaga keseimbangan taktik tim asuhan Thomas Tuchel.


Shearer Pilih Rogers di Belakang Harry Kane

Jadon Sancho (menghadap kamera) berpelukan dengan rekan setimnya Morgan Rogers saat Aston Villa membungkam Freiburg di Final Liga Europa 2025/2026. (Ozan KOSE / AFP)

Dalam wawancaranya di betfair baru-baru ini, Shearer mengungkapkan susunan lini tengah yang menurutnya ideal untuk menghadapi laga pertama Inggris di turnamen tersebut. Ia menilai Jude Bellingham sebaiknya tidak dijadikan starter.

Menurut mantan kapten Inggris tersebut, kombinasi Elliot Anderson, Declan Rice, dan Morgan Rogers menawarkan keseimbangan yang lebih baik antara kemampuan bertahan, distribusi bola, serta pergerakan agresif ke area pertahanan lawan.

"Jude tidak menjadi starter untuk saya pada pertandingan pertama. Saya pikir Thomas akan tetap menggunakan kombinasi yang selama ini bekerja dengan baik di timnas Inggris, yaitu Elliot Anderson dan Declan Rice di lini tengah, lalu Morgan Rogers bermain lebih maju di depan mereka. Saya memperkirakan dia akan memilih tiga pemain itu. Itulah yang akan saya lakukan," ujar Shearer.


Elliot Anderson Dinilai Berkembang Pesat

Gelandang Nottingham Forest asal Skotlandia Elliot Anderson (kiri) berebut bola dengan bek Arsenal asal Belanda Jurrien Timber selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Nottingham Forest dan Arsenal di The City Ground di Nottingham, Inggris bagian tengah, pada 26 Februari 2025.

Selain memberikan dukungan kepada Rogers, Shearer juga menyoroti perkembangan pesat Elliot Anderson sejak meninggalkan Newcastle United. Pemain yang kini membela Nottingham Forest tersebut dinilai telah mengalami peningkatan signifikan dalam permainannya dan berkembang menjadi gelandang yang siap tampil di level tertinggi.

Shearer mengakui bahwa kepergian Anderson dari Newcastle sempat sulit diterima, mengingat pemain tersebut merupakan produk akademi klub. Namun, ia percaya keputusan tersebut justru membantu sang gelandang berkembang lebih cepat.

"Anderson telah meningkat tiga atau empat level sejak meninggalkan Newcastle. Sebesar apa pun rasa kecewa saat melihatnya pergi, saya pikir kepindahan itu sangat membantunya karena sekarang dia menjadi bagian penting dari timnya," kata Shearer.

"Dia adalah talenta luar biasa dan saya yakin dia akan terus berkembang menjadi pemain yang lebih baik lagi," tambah mantan penyerang Newcastle United tersebut.

Sumber: betfair

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya