Terus Inovasi dan Dorong Perubahan Positif, President University Peringkat 165 Dunia WURI 2026

Kontribusi dalam dunia pendidikan hingga kembali mendapat pengakuan internasional setelah berhasil meraih peringkat 165 dunia.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 08 Juni 2026, 16:42 WIB
Kontribusi dalam dunia pendidikan hingga kembali mendapat pengakuan internasional setelah berhasil meraih peringkat 165 dunia. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kontribusi President University dalam dunia pendidikan kembali mendapat pengakuan internasional setelah berhasil meraih peringkat 165 dunia pada kategori Overall Ranking dalam ajang World University Rankings for Innovation (WURI) 2026.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi President University sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang aktif menghadirkan inovasi serta mendorong perubahan positif dalam dunia pendidikan internasional.

"Pencapaian ini menjadi bukti komitmen President University dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan responsif terhadap tantangan global," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi President University Adhi Setyo Santoso, Senin (8/6/2026).

Dia melanjutkan, keberhasilan ini sejalan dengan visi President University untuk menciptakan lingkungan pembelajaran berstandar internasional yang mengintegrasikan pendidikan, teknologi, dan kebutuhan industri.

Adhi menjelaskan, melalui berbagai program inovatif yang dikembangkan, President University terus mendorong transformasi pendidikan agar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

"President University selalu berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang dapat menunjang masa depan seluruh mahasiswa," ucap dia.

"Berbagai inovasi dalam pembelajaran sehari-hari terus kami kembangkan untuk memastikan mahasiswa mampu mengikuti perkembangan global, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi dapat diterapkan secara langsung," sambung Adhi.

 

Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Adhi menjelaskan, salah satu inovasi yang mendapat pengakuan dalam WURI 2026 adalah 'RobloxVerse Learning: Immersive Classroom Experiences in the Metaverse' serta 'HumAIn Learning: AI Empowering Learning Transformation with Human Empathy'.

"Melalui RobloxVerse, President University menghadirkan pembelajaran berbasis metaverse yang memungkinkan mahasiswa mengikuti berbagai simulasi virtual, seperti laboratorium, mock trial, hingga Model United Nations (MUN), dalam lingkungan digital yang lebih interaktif dan kolaboratif," kata dia.

Inovasi tersebut, lanjut Adhi, dirancang untuk menjawab kebutuhan pembelajaran modern yang selaras dengan perkembangan teknologi dan karakteristik generasi digital.

"Sementara itu, HumAIn Learning memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada empati," terang dia.

"Teknologi ini digunakan dalam berbagai fitur seperti multilingual image-to-speech, analitik pembelajaran, penerjemahan materi, hingga personalisasi pembelajaran berbasis data, yang membantu mahasiswa belajar dengan cara yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masing-masing," sambung Adhi.

Melalui pendekatan ini, lanjut dia, mahasiswa juga dibekali kemampuan untuk memanfaatkan AI sebagai alat percepatan kerja, seperti menganalisis tren pemasaran, membuat coding sederhana untuk pengembangan website, hingga membantu pengecekan dokumen legal dan berbagai tugas lainnya.

Dengan demikian, kata Adhi, mahasiswa tidak hanya menggunakan AI sebagai jawaban akhir, tetapi memahami proses dan cara mengoptimalkannya secara kritis dan bertanggung jawab.

"President University menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam HumAIn Learning bukan untuk menggantikan peran dosen, melainkan untuk memperkuat proses pembelajaran dengan tetap menempatkan dosen sebagai pusat interaksi akademik dan pembimbing utama dalam pengembangan mahasiswa," papar dia.

 

Perkuat Nilai dan Kontribusi Sosial

Menurut Adhi, President University juga menghadirkan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, keberlanjutan, serta penguatan nilai kemanusiaan, seperti Green Hands, Strong Futures: Women Farmers Leading Sustainable Change, dan The Culture of Care: Humanizing Education for a Responsible and Thriving Environment.

"Melalui Green Hands, Strong Futures, President University merespons ketimpangan akses yang masih dihadapi perempuan di sektor pertanian dengan mengembangkan program Empowering Women Farmers yang menekankan pertanian ramah lingkungan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas," ucap dia.

Program ini, lanjut Adhi, dirancang dengan pendekatan partisipatif dan replikatif, sehingga dampaknya tidak berhenti pada satu komunitas saja.

Menurut dia, para petani perempuan yang terlibat juga berkembang menjadi mentor bagi komunitas lain, memperluas jangkauan pemberdayaan sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai agen perubahan yang berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun yang lebih luas.

"Nilai-nilai ini tidak hanya disebarkan ke masyarakat, tetapi juga dijunjung tinggi dalam keseharian kampus," kata Adhi.

Merespons tantangan pendidikan modern yang kerap menekankan pencapaian akademik, namun belum sepenuhnya menyeimbangkannya dengan nilai moral, empati, dan kepedulian terhadap lingkungan, President University melalui Culture of Care (CoC) menegaskan keyakinannya bahwa universitas tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang kompeten secara profesional, tetapi juga individu yang beretika, peduli terhadap sesama, serta memiliki kesadaran akan keberlanjutan lingkungan.

"Nilai-nilai ini dibangun secara berkelanjutan melalui keterlibatan aktif dosen, mahasiswa, alumni, sekolah, komunitas, dan seluruh sivitas akademika," jelas Adhi.

Untuk diketahui, WURI merupakan lembaga pemeringkatan internasional yang berfokus pada inovasi, dampak nyata, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.

Berbeda dengan pemeringkatan universitas pada umumnya yang menilai aspek akademik dan penelitian, WURI menitikberatkan pada kemampuan institusi pendidikan tinggi dalam menghadirkan solusi kreatif, pembelajaran inovatif, kolaborasi dengan industri, serta transformasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan global.

Pada WURI 2026, terdapat 24 kategori inovasi yang dinilai. Dari seluruh kategori tersebut, President University berhasil masuk Top 100 dunia dalam 18 kategori, serta menembus Top 5 dunia pada empat kategori, yaitu Culture/Value (5th Place), Infrastructure/Technologies (5th Place), AI-Based Learning and Learning Transformation (3rd Place), serta Inclusive Social Innovation for the Underserved (5th Place). 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya