Massa Membakar Truk Pengembang Penggusur Rumah Warga

Ratusan massa mengobrak-abrik kantor pengembang Perumahan Citra Garden, Medan. Aksi itu berlanjut dengan membakar tiga truk milik developer. Kejadian ini merupakan buntut dari kejadian kemarin.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 April 2004, 18:33 WIB
Liputan6.com, Medan: Ratusan massa mengobrak-abrik kantor pengembang Perumahan Citra Garden, Medan, Sumatra Utara, Jumat (2/4) sore. Aksi itu berlanjut dengan membakar tiga unit truk milik developer yang berada di sekitar perumahan. Kejadian ini merupakan dampak dari tindakan sekelompok preman yang menggusur rumah warisan milik keluarga Suratman, Kamis. Aparat di sekitar lokasi tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, jumlah mereka tidak seimbang dengan massa.

Menjelang pukul 17.00 WIB, secara tiba-tiba massa mendatangi areal perkantoran perusahaan pengembang yang berada di sekitar pintu gerbang perumahan tersebut. Massa langsung merusak dan mengobrak-abrik kantor, serta membakar truk milik perusahaan. Hingga berita ini diturunkan massa belum beranjak dari tempat kejadian.

Amarah warga memang masuk akal. Pasalnya pengembang telah berbuat semena-mena menggusur rumah keluarga Suratman [baca: Penggusuran Rumah di Medan Memicu Kemarahan Warga]. Suratman yakin, tindakan ini adalah buntut penolakan untuk menjual rumah warisan orang tuanya kepada pengembang. Akibat aksi para preman itu, tidak secuil pun harta bendanya yang tersisa karena tertimbun reruntuhan rumah. Bahkan, sejumlah dokumen dan uang pun lenyap. Sementara Charli Ishak dari pihak pengembang Citra Garden menolak berkomentar.(YAN/Panogari Panggabean dan Amal Rambe)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya