Liputan6.com, Bandung: Simpatisan dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengikuti kampanye di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Ahad (21/3) siang. Selama kampanye berlangsung, tiga kecelakaan yang melibatkan peserta kampanye PDIP terjadi di tiga lokasi berbeda.
Kecelakaan pertama terjadi di Kompleks Panghegar. Saat itu serombongan pengendara sepeda motor menabrak seorang pejalan kaki yang tengah menyeberang jalan bersama ibunya. Pengendara sepeda motor sempat mengantarkan korban ke rumahnya. Dia juga memberi uang Rp 10 ribu. Sayangnya, penabrak tak meninggalkan identitas dengan alasan sedang tergesa-gesa mau mengikuti kampanye. Korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Al-Islam di Jalan Soekarno-Hatta, karena mengalami patah kaki.
Berikutnya, kecelakaan terjadi di Jalan Terusan Kiara Condong. Di sini, seorang penumpang sepeda motor yang tengah berpawai dilindas kendaraan setelah terjatuh dari sepeda motornya. Setelah kejadian korban dan dua penumpang sepeda motor lainnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.
Kecelakaan ketiga terjadi di kawasan Jalan Terusan Buah Batu. Seorang pemuda yang tengah duduk di bumper truk terjatuh. Dia langsung dilindas truk yang ditumpanginya. Sampai berita ini ditulis belum diketahui nama korban yang baru pulang dari kampanye PDIP itu. Kantor Berita Antara memberitakan, saat ditolong warga, lelaki itu sudah meninggal dunia. Selain kepalanya pecah, beberapa tulangnya juga patah. Jenazah pemuda malang itu langsung dibawa Rumah Sakit Hasan Sadikin.
Beberapa waktu silam, kampanye Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) di Kendari, Sulawesi Tenggara, juga memakan korban jiwa. Dua orang meninggal dan empat lainnya luka parah setelah mobil yang ditumpangi simpatisan PNBK itu menabrak sebuah pohon [baca: Dua Simpatisan PNBK Tewas Seusai Kampanye].(ULF/Aprilia Melissa)
Kecelakaan pertama terjadi di Kompleks Panghegar. Saat itu serombongan pengendara sepeda motor menabrak seorang pejalan kaki yang tengah menyeberang jalan bersama ibunya. Pengendara sepeda motor sempat mengantarkan korban ke rumahnya. Dia juga memberi uang Rp 10 ribu. Sayangnya, penabrak tak meninggalkan identitas dengan alasan sedang tergesa-gesa mau mengikuti kampanye. Korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Al-Islam di Jalan Soekarno-Hatta, karena mengalami patah kaki.
Berikutnya, kecelakaan terjadi di Jalan Terusan Kiara Condong. Di sini, seorang penumpang sepeda motor yang tengah berpawai dilindas kendaraan setelah terjatuh dari sepeda motornya. Setelah kejadian korban dan dua penumpang sepeda motor lainnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.
Kecelakaan ketiga terjadi di kawasan Jalan Terusan Buah Batu. Seorang pemuda yang tengah duduk di bumper truk terjatuh. Dia langsung dilindas truk yang ditumpanginya. Sampai berita ini ditulis belum diketahui nama korban yang baru pulang dari kampanye PDIP itu. Kantor Berita Antara memberitakan, saat ditolong warga, lelaki itu sudah meninggal dunia. Selain kepalanya pecah, beberapa tulangnya juga patah. Jenazah pemuda malang itu langsung dibawa Rumah Sakit Hasan Sadikin.
Beberapa waktu silam, kampanye Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) di Kendari, Sulawesi Tenggara, juga memakan korban jiwa. Dua orang meninggal dan empat lainnya luka parah setelah mobil yang ditumpangi simpatisan PNBK itu menabrak sebuah pohon [baca: Dua Simpatisan PNBK Tewas Seusai Kampanye].(ULF/Aprilia Melissa)