Obat Terbaru Antikanker Payudara

Dunia kedokteran telah menemukan obat baru yang dapat membantu menekan kemungkinan kambuhnya kanker payudara pasca operasi. Penggunaan exemestane dapat menurunkan resiko kambuh penyakit kanker payudara.

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Maret 2004, 08:56 WIB
Liputan6.com, London: Para peneliti kanker di Rumah Sakit Charing Cross, London, baru-baru ini, menemukan penggunaan obat exemestane dapat menurunkan resiko kambuh penyakit kanker payudara. Obat ini diberikan setelah pasien menjalani perawatan dengan obat tamoxifen selama dua hingga tiga tahun. Hasil temuan itu menyebutkan exemestane mampu menurunkan peluang tumbuhnya tumor baru hingga 32 persen. Bahkan mampu menekan peluang munculnya penyakit kanker lainnya.

Temuan itu merupakan hasil penelitian terhadap 4.742 perempuan di 37 negara. Meski baru berjalan 30 bulan, penelitian itu memperlihatkan hasil yang sangat memuaskan sehingga mendorong para peneliti untuk mengumumkannya. Mereka juga berkesimpulan bahwa pemakaian tamoxifen dalam jangka waktu lama justru membuat sel-sel tumor menjadi resisten. Temuan ini mengiringi temuan terbaru mengenai kanker payudara oleh tim ilmuwan Toronto, Canada [baca: Obat Kanker Payudara Ditemukan].

Tamoxifen diketahui mempunyai efek samping antara lain kram otot dan pendarahan. Di samping meningkatkan resiko serangan stroke. Sementara exemestane yang dijual nama dagang aromasin mempunyai efek samping berupa diare. Atas temuan baru ini, seorang ilmuwan Belgia menyarankan agar para pasien kanker payudara yang berpeluang mengalami pertumbuhan kanker baru dirawat dengan exemestane. Sedang untuk pasien yang peluang pertumbuhan kanker barunya kecil boleh memakai terapi tamoxifen dalam waktu lama.(TOZ/Uri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya