Lirik Lagu The Reason dari Hoobastank Trending Nomor 5 di YouTube, Viral Lagi Setelah 22 Tahun

“The Reason” menduduki peringkat ke-5 daftar Trending 20 YouTube Indonesia. Lirik lagu ini kembali dicari. Padahal, “The Reason” dirilis 22 tahun silam.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 28 Mei 2026, 15:00 WIB
Dan Estrin, Doug Robb, Chris Hesse and Jesse Charland of Hoobastank perform at Celebrating Kevin Lyman & the Vans Warped Tour at GRAMMY Museum L.A. Live on May 11, 2026 in Los Angeles, California. Rebecca Sapp/Getty Images for The Recording Academy/AFP Rebecca Sapp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP

Liputan6.com, Jakarta - Band rok asal Amerika Serikat, Hoobastank, kembali mencuri perhatian publik, khususnya di Indonesia, setelah hit lawas mereka, “The Reason” viral lagi. Berdasarkan pantauan Showbiz Liputan6.com pada Rabu (27/5/2025) malam, “The Reason” menduduki peringkat ke-5 di daftar Trending 20 YouTube Indonesia. Lirik lagu ini kembali dicari publik. Padahal, “The Reason” dirilis 22 tahun silam, tepatnya pad 2004.

“The Reason” adalah hit besar dari album kedua Hoobastank yang berjudul sama. Lewat hit ini, Hoobastank meraih kesuksesan global. “The Reason” debut di peringkat ke-62 di tangga lagu bergengsi Billboard Hot 100 dan mencapai posisi kedua setelah berjuang selama 13 minggu.

Tak hanya kinclong di tanggal lagu Billboard, “The Reason” mengantar Hoobastank meraih dua nominasi di ajang Grammy Awards 2005 untuk kategori Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocals dan Song of the Year. Album The Reason juga diganjar nominasi Album Rok Terbaik. Viralitas “The Reason” setelah 22 tahun menunjukkan bagaimana sebuah karya musik berkualitas bertahan melintasi ruang dan waktu, lalu bertemu audiens baru.

Sebelumnya, awal 2021, lagu ini viral di TikTok. Banyak pengguna memanfaatkannya untuk bikin konten mengenang momen memalukan dalam hidup mereka. Popularitas ini memicu vokalis Hoobastank, Doug Robb, mempertimbangkan produksi musik baru dari band-nya. Video klip resmi “The Reason” sendiri memenangkan berjuta hati pendengar di seluruh dunia lantaran mendulang 1,2 miliar views di platform YouTube.

 


Menjelajahi Berbagai Genre Musik

Dan Estrin, Doug Robb, Jesse Charland and Chris Hesse of Hoobastank perform at Celebrating Kevin Lyman & the Vans Warped Tour at GRAMMY Museum L.A. Live on May 11, 2026 in Los Angeles, California. Rebecca Sapp/Getty Images for The Recording Academy/AFP Rebecca Sapp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP

Hoobastank kini diperkuat Doug Robb, Dan Estrin, Chris Hesse, dan Jesse Charland. Sepanjang kariernya, Hoobastank telah menjelajahi berbagai genre musik, dari post-grunge, alternative rock, hard rock, hingga nu metal.

Pada fase awal, band ini memiliki nuansa funk metal dan ska punk yang unik. Keragaman genre menunjukkan fleksibilitas dan evolusi musik Hoobastank. Band ini menandatangani kontrak dengan Island Records dari tahun 2001 hingga 2012.

 


Kontrak Bareng Island Records

Kontrak bareng Island Records menndai periode produktif di mana mereka merilis enam album studio dan satu EP. Dengan dedikasi dan konsistensi, Hoobastank berhasil menjual lebih dari 10 juta album di seluruh dunia.

Lanjut Baca:

Sejumlah kritikus merujuk ini sebagai pencapaian signifikan Hoobastank dalam industri musik global. Mereka punya penggemar loyal di berbagai negara termasuk Indonesia. Simak lagi yuk lirik lagu “The Reason.”  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya