Konser Sheila on 7 Kembali Memakan Korban

Sebanyak empat tewas terinjak-injak dan puluhan lainnya terluka ketika SO7 menggelar konser Djarum SuperMusic di Banjarmasin. Di Painan, hingga hari ketiga dilaporkan 44 bangunan rusak, kerugian sekitar Rp 250 juta.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Februari 2004, 01:03 WIB
Liputan6.com, Banjarmasin: Konser Grup Band Sheila on 7 (So7) di Stadion Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (23/2) malam berakhir tragis. Sebanyak empat gadis remaja penggemar So7 yang masih berusia remaja tewas dan puluhan lainnya pingsan dalam acara Djarum SuperMusic. Peristiwa itu terjadi akibat ribuan penonton keluar pada saat yang bersamaan. Penampilan Eross (gitar), Duta (vokal), Adam (bas), Sakti (gitar), dan Anton (drum) di kota itu dalam rangka tur keliling So7 di tujuh kota.

Kasus serupa akibat konser So7 ternyata pernah terjadi di Bandarlampung, empat tahun silam. Kala itu jumlah korban tewas sama, sebanyak empat orang remaja putri [baca: Empat Tewas Dalam Konser Sheila on 7]. Peristiwa nahas itu terjadi ketika grup musik asal Yogyakarta tersebut tengah menyanyikan lagu keempat. Saat itu, di tengah suasana histeris, ribuan penonton yang berada di luar gedung tersebut berusaha masuk.

Dari Bandung, Jawa Barat, diberitakan karyawan PT Dirgantara Indonesia hari ini bentrok dengan aparat kepolisian. Bentrokan terjadi saat para karyawan yang dipecat itu hendak memasuki halaman Masjid Habiburachman, Jalan LMU 1 Suparmin, Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat. Aparat polisi juga dibantu anggota Pasukan Khas TNI AU yang menjaga daerah itu berusaha menghalau demonstran. Bentrokan itu berlangsung selama sepuluh menit. Untuk berjaga-jaga, aparat mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk mencegah bentrokan susulan.

Di Surabaya, Jawa Timur, ribuan orang siang tadi menggelar aksi demo di Kantor DPRD Kota Surabaya. Dalam aksinya, para demonstran meminta Wakil Rakyat merevisi peraturan daerah yang mengatur permainan ketangkasan. Menurut mereka permainan itu sering disalahgunakan untuk ajang perjudian.

Unjuk rasa juga terjadi di depan Kantor DPRD Provinsi Yogyakarta. Ratusan warga yang bermukim di tepi Sungai Gajahwong memprotes rencana perluasan Kampus Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga. Menurut mereka, warga setempat bakal tergusur akibat pembangunan itu. Padahal kawasan tersebut telah dihuni selama puluhan tahun. Apalagi awalnya, daerah itu merupakan kawasan kotor dan hanya dimanfaatkan warga sekitar untuk membuang sampah.

Sementara itu, hingga hari ketiga pascagempa yang melanda Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, sudah tercatat 44 bangunan rusak, sepuluh di antaranya rusak berat. Untuk pusat informasi, Pemkab setempat membangun posko bencana alam [baca: Posko Musibah Gempa Pesisir Selatan Dibangun]. Kerugian akibat gempa di wilayah ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 250 juta.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya